<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9183">
 <titleInfo>
  <title>SEIP Intelligence:</title>
  <subTitle>Melejitkan Pembelajaran Pribadi dan Memperkokoh Karakter dengan Empat Kecerdasan Dasar</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Lusi, Semuel S.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Kanisius</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xii + 220hlm: 12,5x19cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Manusia adalah makhluk pembelajar. Belajar merupakan mekanisme pengembangan dan pertumbuhan diri agar manusia dapat menjalani kehidupan secara bermakna. Orang yang tidak belajar adalah orang yang tidak banyak bertumbuh. Pertumbuhan diri terpancar pada karakter. Oleh karena itu, ciri utama seorang pembelajar adalah memiliki karakter. Seseorang disebut terpelajar bila menunjukkan karakter yang kokoh dan baik. Buku ini memandu kita meningkatkan kecepatan dan manfaat pembelajaran pribadi dengan menggunakan keempat alat observasi alamiah kita, yang tidak lain adalah keempat kecerdasan dasar dan keempat unsur diri sejati kita yaitu, Spiritual, Emosional, Intellectual, dan Physique (SEIP). Metode SEIP (Spiritual, Emosional, Intellectual, Physique) menyediakan cara untuk belajar dari, oleh, dan untuk diri total kita. Dengan cara demikian, pembelajaran memiliki manfaat langsung untuk memfungsikan, mengasah, dan memperkuat keempat unsur diri. Pembelajaran tidak lain dari cara kita mengasah kecerdasan SEIP, yaitu kecerdasan holistik kita, tetapi sekaligus dengan menggunakan keempatnya sebagai sarana pembelajaran. Oleh karena itu seorang pembelajar sejati adalah orang yang cerdas secara rohani, emosi, intelektual dan fisik. Tidak pernah ada kecerdasan tanpa salah satu unsur itu. Karakter diri hanya bisa terpancarkan lewat pemilikan kecerdasan holistik. Tanpa salah satu unsur kecerdasan SEIP karakter tidak bisa terbentuk. Maka, jadilah cerdas karena hanya orang yang cerdas memiliki karakter yang kokoh.</note>
 <subject authority="">
  <topic>kecerdasan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>intelegensi</topic>
 </subject>
 <classification>153.44</classification>
 <identifier type="isbn">9789792140439</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>153.44 Lus s</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">18743</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>153.44 Lus s</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>SEIP_Intelligence.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9183</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>