<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9181">
 <titleInfo>
  <title>Seinci Waktu Sekaki Permata 2 (101 Kisah Inspirasional)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Gunadi, Agus S.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Kanisius</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>211hlm; 19cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Chung Lie baru pulang dari bepergian ke luar negeri. Mendengar kepulangannya, para tetangga datang ke rumahnya. Mereka menanyakan khabar setelah lama tidak berjumpa, dan tentu saja.... berebut oleh-oleh. Melihat sedemikian banyak orang mengerumuni dan tidak sedikit yang tidak kebagian oleh-oleh, Chung Lie mengeluarkan oleh-oleh yang cukup untuk semua. Kalian pasti heran katanya membuka cerita. Negeri yang baru saja saya kunjungi adalah sebuah negeri yang begitu primitif. Mereka sudah mulai ketawa dengan awal cerita demikian. Begitu primitifnya mereka belum mengenal pakaian. Dengan kata lain Kalau begitu bagaimana mereka bisa saling membedakan mana yang pria dan mana yang wanita? Chung Lie sedikit tersenyum kecewa dengan pertanyaan bodoh itu. Itulah salah satu cuplikan kisah inspirasional yang terdapat di dalam buku ini. Disusun dengan model narasi yang singkat lagi padat tanpa bertele-tele Anda akan menangkap dengan mudah pesan yang hendak disampaikannya pesan yang akan membuat Anda semakin bijak dalam hidup ini.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>hidup kerohanian</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ceritera</topic>
 </subject>
 <classification>248.4</classification>
 <identifier type="isbn">9792112960</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>248.4 Gun s</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">13152</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>248.4 Gun s</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Seinci_Waktu_Sekaki_Permata-2.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9181</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-04 10:03:38</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>