<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="909">
 <titleInfo>
  <title>Stres Tanpa Distres:</title>
  <subTitle>Seni Mengolah Stres</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hardjana, Agus M.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Kanisius</publisher>
   <dateIssued>1994</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>122hlm; 12,5 x 19cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Stres, sebuah kata yang sudah tidak asing lagi bagi kita, selalu melekat pada kehidupan setiap orang, dalam kadar berat ringan dan jangka waktu yang tidak sama pada setiap orang. Semua orang akan mengalaminya, tanpa pandang usia. Terlebih di zaman modern ini, di mana banyak kegiatan yang menyita waktu, pikiran dan tenaga. Namun sebenarnya stres disebabkan oleh banyak hal, yang kadang-kadang tidak kita sadari kehadirannya. Hal inilah yang mau diungkapkan dalam buku ini. Setiap orang diharapkan untuk mengalami stres, bersiap mencegah kemungkinan terjadinya, dan mengatasi serta mengolahnya  pada saat mengalaminya. Sehingga stres bukan menjadi suatu beban lagi. Beberapa gagasan dalam buku ini, bagaimana mengatasi prokastinasi-kecenderungan menunda kerja, belajar berkata tidak, dan mengembangkan ketangguhan diri ditawarkan sebagai pembuka cakrawala pembaca serta sebagai kita untuk mengatasi stres. Dan gaya hidup yang sehat dianjurkan untuk mengembangkan hidup sehat baik secara jasmani dan rohani serta terbebas dari stres yang merusak.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>psikiatri</topic>
 </subject>
 <classification>616.89</classification>
 <identifier type="isbn">9794970921</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>616.89 Har s</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">7189</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>616.89 Har s</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Stres_Tanpa_Distres.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>909</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-02 10:23:48</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>