<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8756">
 <titleInfo>
  <title>Gerakan Feminis Lesbian:</title>
  <subTitle>Studi Kasus Politik Amerika 1990-an</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahdiati, Triana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Kreasi Wacana</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiv + 176hlm: 14,5 x 20,5cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>DEKADE 1990-an menjadi saksi bagi gerakan politis kaum feminis lesbian di alam demokrasi Amerika Serikat. Di masa ini, gerakan feminisme lesbian, yang sebelumnya bersifat separatis, menemukan momentum untuk mengubah diri menjadi suatu gerakan politis. Para feminis lesbian dan simpatisannya amat menyadari bahwa mereka tidak mungkin hanya mengandalkan gerakan-gerakan yang sifatnya sempalan dan sporadis dalam rangka mendapatkan legitimasi. Dibutuhkan suatu gerakan yang padu akan berkesinambungan untuk diakui sebagai anggota masyarakat, baik secara sosial politis maupun secara hukum. Iklim demokrasi Amerika dan karakter masyarakatnya yang majemuk meniupkan angin segar bagi gerakan ini, meski dalam perjalanannya, ia menghadapi tantangan dan penolakan yangrnbegitu sengit. Itu sangat wajar, karena homoseksualitas pada umumnya, dan lesbianisme pada khususnya, adalah isu yang teramat kontroversial hingga sekarang. Buku ini menghadirkan suatu iktibar dan kaca pembanding bagi masyarakat Indonesia tentang bagaimana ikhtiar suatu kelompok masyarakat diperjuangkan secara santun, bagaimana kelompok lain menanggapinya dengan cara-cara yang arif, dan yang lebih penting lagi, bagaimana lembaga legislatif dan eksekutif mengelola dan memberi saluran secara konstitusional.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>lesbian</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>homoseksual</topic>
 </subject>
 <classification>306.766</classification>
 <identifier type="isbn">9793722177</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>306.766 Ahd g</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">17561</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>306.766 Ahd g</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Gerakan_Feminis_Lesbian.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8756</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-05 09:20:37</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>