<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8277">
 <titleInfo>
  <title>Halangan-halangan Nikah:</title>
  <subTitle>Menurut Hukum Gereja Katolik</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Raharso, A. Tjatur</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>Dioma</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>265hlm: 18,5x25,5cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Setiap negara pasti memiliki sekumpulan peraturan mengenai perkawinan. Demikian juga komunitas-komunitas adat dan agama. Itu dikarenakan perkawinan merupakan sel inti pembentuk bangsa dan negara, serta sel pembangun masyarakat adat dan umat beragama. Kalau negara dan Gereja ingin menyejahaterakan seluruh warganya, mau tak mau perkawinan dan keluarga menjadi fokus perhatiannya. Bahkan muara terakhir dari setiap institusi, kebijakan politik dan peraturan sebenarnya adalah kesejahteraan perkawinan dan keluarga, alias kesejahteraan yang bersumber dan mengalir pertama-tama dan terutama dari kesejahteraan perkawinan dan keluarga. Buku ini membahas doktrin dan norma Gereja Katolik mengenai halangan-halangan nikah, sebagaimana diatur dalam kanon 1075-1094 dari Kitab Hukum Kanonik. Buku ini pertama-tama dimaksudkan sebagai buku studi bagi para calon imam dan para petugas pastoral. Lampiran-lampiran yang melengkapi bagian akhir buku ini sangat bermanfaat untuk membantu orang-orang yang akan menikah untuk mendapatkan dispensasi dari otoritas gerejawi yang berwenang. Namun, buku ini juga layak dibaca oleh siapa pun, baik orang Katolik maupun bukan, sebagai bahan pengayaan atau untuk studi perbandingan agama-agama.</note>
 <subject authority="">
  <topic>hukum gereja</topic>
 </subject>
 <classification>262.94</classification>
 <identifier type="isbn">9793500255</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>262.94 Rah h</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">18959</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>262.94 Rah h</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Halangan2_nikah_edisi-3.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8277</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>