<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8274">
 <titleInfo>
  <title>HAM dan Pluralisme Agama</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Madjid, Nurcholish</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mahendra, Yusril Ihza</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Thayib, Anshari (ed)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm>
   <publisher>Pusat Kajian Strategi &amp; Kebijakan (PKSK)</publisher>
   <dateIssued>1997</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>x + 260hlm: 14,5x20,5cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pluralitas agama di Indonesia merupakan kenyataan yang tidak bisa dihindari. Bahkan, masalah ini telah diakui dalam konstitusi dan telah ditegaskan adanya jaminan untuk masing-masing pemeluk agama untuk melaksanakan ajaran sesuai dengan keyakinannya masing-masing. Meski demikian, pluralitas agama sebagai sebuah kenyataan sosial ini tak jarang menjadi sebuah problematik bila berhadapan dengan masalah-masalah Hak-Hak Asasi Manusia (HAM). Mengapa demikian? Sebab, agama disatu sisi dianggap sebagai sebuah hak pribadi yang otonom. Namun, di sisi lain dalam kehidupan masyarakat, hak pribadi yang otonom itu memiliki implikasi sosial yang kompleks dan sensitif dalam kehidupan masyarakat. Masing-masing penganut agama meyakini bahwa ajaran dan nilai-nilai yang dianutnya harus ditegakkan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Dalam konteks ini, agama sering kali menjadi potensi konflik dalam kehidupan masyarakat kita yang plural. Selain itu, ia juga sering menjadi problematik ketika berhadap-hadapan dengan masalah pelaksanaan Hak-Hak Asasi Manusia. Karena itu, pembahasan mengenai HAM dan Pluralisme Agama di Indonesia selalu menjadi masalah yang krusial dan selalu memiliki makna penting bagi kelangsungan hidup bangsa, berbagai upaya untuk mencari titik temu berbagai nilai-nilai luhur daru beragama yang berkembang dalam masyarakat dengan nilai-nilai HAM menjadi salah satu faktor determinan bagi integrasi nasional. Bagaimana menjadi dua masalah tersebut sebagai bagian dari penentu kelangsungan bangsa yang telah dengan susah payah dibangun oleh para founding father's bangsa kita.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>hak asasi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Agama-kemerdekaan</topic>
 </subject>
 <classification>323.442</classification>
 <identifier type="isbn">979953030X</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>323.442 Tha h</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">9100</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>323.442 Tha h</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>HAM_dan_Pluralisme_Agama.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8274</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-27 10:42:20</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>