<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8103">
 <titleInfo>
  <title>Hermeneutika Filosofis Hans-Georg Gadamer</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muzir, Inyiak Ridwan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Santoso, Listoyono (ed)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Ar-Ruzz Media</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>279hlm: 14x20,5cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dunia filsafat adalah dunia yang penuh dengan perdebatan panjang. Tidak jarang hanya karena masalah dengan satu kata atau pemahaman saja bisa memunculkan perdebatan sengit bahkan bisa berdekade-dekade lamanya. Namun, justru perdebatan itulah yang menjadi esensi dari kehidupan berfilsafat, karena yang dicari adalah sebuah kebenaran hakiki. yang tentu harus melibatkan banyak proses aksi-reaksi, tesis-antitesis, konstruksi-rekonstruksi-dekonstruksi, dan bergerak melampaui ruang dan waktu. Karena itu, pada dasarnya tidak ada kebenaran, yang hanya adalah dinamika mencari kebenaran tersebut, dalam dunia filsafat. Pencarian kebenaran yang hakiki itulah yang akan menjadi ulasan buku ini. Dan kebenaran yang ingin dibongkar oleh penulisnya adalah hermeneutika filosofis Gadamer. Di tengah perdebatan panas antara kebenaran historis atau kebenaran kontekstual dengan kebenaran historis atau kebenaran objektif. Gadamer menyeruak untuk ikut urun rembug terhadap persoalan tersebut dalam ranah hermeneutika. Dalam karya utamanya Truth and Method, Gadamer mencoba menghindarkan hermeneutika dari bias-bias objektivisme modern ala Cartesian, karena memang tidak semua hal bisa dihitung secara matematis yang menjadi penanda adanya kebenaran. Nah, bagaimana perdebatan tersebut berlangsung, tentu buku inilah yang akan menyampaikannya kepada Anda secara gamblang dan relatif bisa di cerna.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>hermeneutik</topic>
 </subject>
 <classification>121.68</classification>
 <identifier type="isbn">9792544690</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>121.68 Muz h</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">14443</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>121.68 Muz h</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Hermeneutika_Filosofis_Hans-Georg.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8103</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-07-26 08:23:09</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>