<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7528">
 <titleInfo>
  <title>Identitas Hukum Nasional</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Alkostar, Artidjo (ed)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum UII</publisher>
   <dateIssued>1997</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xxii + 300hlm: 15x21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masih terdapat kekaburan tentang apa yang merupakan identitas hukum nasional. Sejak dulu perdebatan mengenainya, berputar-putar pada hukum kolonial dan hukum adat, Kita seolah-olah terpaku untuk memilih salah satu di antara keduanya. Tak terelakkan perdebatan itu bukan saja menjauhkan kita dari pencarian identitas hukum melainkan juga kita kian terjebak dalam dikotomi-dikotomi teoritis. Tragisnya, diskripsi filosofis tentang apa yang dikenal sebagai nilai-nilai Indonesia hanya ciptaan kalangan akademisi dan politisi. Hasil kesimpulan ini, selalu diberi cap dan menjadi panduan bagi berjuta-juta manusia Indonesia. Dan kita pun tahu kemudian, identitas itu makin kabur dan repotnya, kadang lebih buram. Buku ini ingin membawa pembaca untuk bergiat mencari alternatif, perumusan identitas hukum yang tepat. Dengan segala eksesnya, kita semua berharap bahwa perubahan sosial yang berlangsung cepat hendaknya kita memutuskan semua ikatannya dengan ketentuan-ketentuan hukum. Buku ini, lahir semata-mata dari keinginan untuk bertanggung jawab dan kemauan keras mengajukan gagasan mengenai peran semestinya dari nilai-nilai hukum. Dalam ungkapan sederhana, hukum harusnya tidak kehilangan relevansinya dengan dinamika masyarakat. Di ujung gagasan inilah buku ini hendak menyampaikan pandangan-pandangannya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kebudayaan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>etika</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>hukum</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>hukum adat</topic>
 </subject>
 <classification>340</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>340 Alk i</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8992</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>340 Alk i</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Identitas_Hukum_Nasional.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7528</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-05-06 11:27:09</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>