<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7466">
 <titleInfo>
  <title>Ikutlah Aku:</title>
  <subTitle>Panggilan untuk Mati, Panggilan untuk Hidup [Judul asli: Follow Me]</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putro, Paksi Ekanto (ptj)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Platt, David</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm>
   <publisher>Literatur Perkantas Jatim</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>274hlm: 14x21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>APA YANG YESUS MAKSUD KETIKA IA BERKATA, IKUTLAH AKU? Apakah mungkin orang berkata bahwa ia percaya kepada Yesus, tetapi tidak sungguh-sungguh lahir baru? Apakah mungkin orang mengklaim bahwa ia menerima Kristus di dalam hati, namun tidak benar-benar hidup sebagai seorang Kristen? Tidak hanya hal itu mungkin. Menurut David Platt, hal itu bahkan sangat sering terjadi. Penulis best-seller dari Radical ini yakin bahwa banyak orang di gereja kita pada masa kini disesatkan dalam pengertian mereka tentang apa arti sesungguhnya menjadi seorang pengikut Kristus. Budaya sekuler telah menghisap habis darah kekristenan dan menggantikannya dengan versi Injil yang kerdil sehingga begitu cocok dengan selera manusia zaman konsumerisme ini, sampai-sampai Injil tidak terlihat begitu nyata lagi seperti apa yang dikehendaki Yesus. Ikutlah Aku, demikian panggilan Yesus. Dua kata sederhana yang mengubah segalanya. Anda tidak akan pernah bosan lagi. Anda akan selalu memiliki tujuan hidup. Anda tidak akan pernah kekurangan sukacita. Tetapi Anda harus membayar harga. Panggilan ini bukan sebuah undangan yang ringan dan nyaman. Ini adalah panggilan untuk kehilangan hidup Anda.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>hidup kekristenan</topic>
 </subject>
 <classification>248.4</classification>
 <identifier type="isbn">9786021302026</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>248.4 Pla i</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">18459</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>248.4 Pla i</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Ikutlah_Aku-panggilan.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7466</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-17 10:19:46</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>