<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="726">
 <titleInfo>
  <title>Pesta Surgawi:</title>
  <subTitle>Ajaran Gereja Katolik tentang Kematian dan Hidup Sesudah Mati</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mungsi, Antonius</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>Karmelindo</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>131hlm: 12,5x20cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Setiap orang pasti akan mati. Jika Tuhan sudah menghendaki dan memanggilnya, ia tidak dapat menolak. Jika ia sakit, alat medis dan obat-obat yang dikonsumsi pun tidak banyak membantu dan tidak dapat memperpanjang masa hidup lebih dari yang telah Tuhan tentukan. Lalu, apa yang mesyi kita lakukan sepanjang peziarahan hidup di dunia yang hanya sementara ini? Pertama, kita berusaha untuk hidup di dunia dalam iman akan Yesus, sebab Dialah sang kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan hidup walaupun ia sudah mati dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Nya tidak akan mati selama-lamanya (Yoh 11:25-26). Kedua, kita mendoakan saudara-saudari kita dan anggota Gereja yang sudah meninggal. Surga adalah tujuan hidup setiap orang beriman. Oleh karena itu, mereka yang sudah meninggal perlu kita doakan agar pada saatnya mereka diperkenankan untuk menikmati pesta surgawi, dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Yesus (1Tes 4:14).</note>
 <subject authority="">
  <topic>renungan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>kematian</topic>
 </subject>
 <classification>252.6</classification>
 <identifier type="isbn">9786020702070</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>252.6 Mun p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">19718</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>252.6 Mun p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Pesta_surgawi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>726</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>