<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="6893">
 <titleInfo>
  <title>Internet Sebagai Tanah Misi Pewartaan Injil (Tinjauan Misiologis terhadap Pewartaan Injil di Internet)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>3. Prof. Dr. H. Pidyarto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Benny Phang Khong Wing</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. F.X. Didik Bagiyowinadi, Lic.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Simbolon, Lamtarida</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xi + 129hlm; 21x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kita hidup di era internet. Kita mencari informasi di internet, berkomunikasi, belajar, mencari teman atau sahabat, membeli dan menjual, berpolitik, bahkan mengembangkan iman kita. Singkatnya, internet telah menjadi bagian dari cara hidup kita. Pada awalnya internet dikembangkan untuk kepentingan militer. Namun kini, ia digunakan untuk berbagai macam kegunaan.rnLebih dari itu, internet juga menjadi ruang baru. Ruang itu bukanlah ruang fisik, melainkan ruang virtual. Ruang virtual itu memang dimediasi oleh teknologi komputer, dan terjadi dalam ruang-ruang jaringan atau aliran, namun ia real dialami oleh orang-orang yang terlibat di dalamnya. Manuel Castells mengatakannya sebagai virtualitas yang real. Dalam virtualitas yang real itu, kita sungguh-sungguh berpolitik, membangun persahabatan, budaya, ekonomi dan sebagainya. Selain itu, internet juga menjadi ruang baru bagi agama atau aliran kepercayaan. Mereka juga sedang membangun eksistensinya, melakukan berbagai kegiatan terkait dengan agama atau aliran kepercayaannya di internet. Dari situs-situs religius yang hadir dalam internet tersebut, ada yang sungguh-sungguh menggarapnya sebagai sarana dan ruang baru, namun ada juga yang hanya sekadar hadir dan mengikuti trend.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TESIS 2012</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Gereja dan Internet</topic>
 </subject>
 <classification>261.52</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>261.52 SIM i</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">10.01028</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>261.52 Sim i</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_TESIS_baru.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>6893</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-06-21 09:15:40</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>