<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="6773">
 <titleInfo>
  <title>Pijar-Pijar Berteologi Lokal:</title>
  <subTitle>Berteologi Lokal dari Perspektif Sejarah dan Budaya</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Folbert, Josien (ed)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Pudjaprijatma (ed)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Salatiga</placeTerm>
   <publisher>Sinode GKJ</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xxix + 119hlm: 15,5x23cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Berteologi Lokal adalah sebuah upaya untuk menghormati, memperhatikan dan memberi tempat dan itu berarti menunjuk teologi yang sudah ada bahkan dihidupi oleh warga gereja dalam hidup sehari-hari tetapi tidak diakui bahkan ditolak oleh gereja. Karena penolakan itu maka warga gereja terpaksa menjalani atau menghidupi teologi itu secara terselubung sebab apabila diketahui oleh pemimpin gereja maka mereka akan ditetapkan sebagai memiliki keyakinan dan menjalani keyakinan sesat. Demikian teologi lokal itu ada dan hidup secara tersembunyi. Hal ini terjadi karena hingga sekarang pada umumnya orang Kristen maupun gereja Indonesia masih cenderung menjalani ke-Kristen-an dan ke-bergereja-an sesuai dengan ajaran gereja Barat yang membawa Injil ke Indonesia. Bahkan ketika praktek ke-Kristen-an dan ke-bergereja-an itu oleh gereja Barat telah ditinggalkan para orang Kristen dan gereja Indonesia tetap setia mempraktekkannya seolah-olah yang diajarkan oleh gereja Barat dulu itu adalah kebenaran mutlak yang kekal sifatnya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Teologi Kontekstual</topic>
 </subject>
 <classification>230</classification>
 <identifier type="isbn">979966036X</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>230 Pud p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">16179</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>230 Pud p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Pijar2_Berteologi_Lokal.JPG.JPG</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>6773</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-30 10:39:46</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>