<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="6396">
 <titleInfo>
  <title>Jejak Guru Bangsa:</title>
  <subTitle>Mewarisi Kearifan Gus Dur</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sobary, Mohamad</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Gramedia Pustaka Utama</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>vi + 179hlm; 13,5 x 20 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Inilah catatan tentang sosok Gus Dur dari dalam: potret pemikiran dan wawasan aspirasi dan idealisme dan segenap wujud pengungkapannya di dalam hidupnya yang tak datar: hidup penuh ombak dan gelombang yang telah membuat Gus Dur tampil dalam dua wajah yang sama menariknya. Satu Gus Dur sebagai remaja awal yang baru tumbuh yang kecewa oleh kematian ayahnya yang menjadikannya Gus Dur si luka hati yang suka rebellious dan tak peduli menabrak batas-batas yang wajar: sebuah kenakalan yang justru membuatnya istimewa. Dua Gus Dur dewasa yang bijak, pemberani dan tulus melawan ketidakadilan. Gus Dur dewasa masih pemberontak dan nakal tetapi bagi para pemuja-nya itu hanya menegaskan tanda keistimewaannya sebagai wali. Mungkin kewalian itu tak penting bila kita hanya ingin menyebutnya pelindung dan pembebas dari segenap keterbelengguan. Demokrasi terbelenggu. Media terbungkam. Minoritas tertindas. Dia membebaskannya. Inilah kitab tentang Gus Dur menurut Gus Dur yang hadir di tengah begitu banyak buku tentang Gus Dur menurut para penulisnya sendiri. Sobary penulis buku ini membayangkan dirinya berjalan di belakang Gus Dur dan mencatat apa yang dipikirkan, dirasakan dan diucapkan Gus Dur di kancah politik, agama dan kebudayaan dan bagaimana Gus Dur memelihara humor untuk menandai kearifan hidup. Sobary mewakili kita untuk mewartakan apa warisan kearifan yang patut kita teladankan di tengah kehampaan hidup di zaman ketika jambul dan sisiran rambut, cara senyum dan kancing baju menjadi tanda kelebihan: yang tak lain dari lebih dalam kepalsuannya.</note>
 <subject authority="">
  <topic>biografi (Gus Dur)</topic>
 </subject>
 <classification>922</classification>
 <identifier type="isbn">9789792255492</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>922 Sob j</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">15698</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>922 Sob j</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>gus_dur.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>6396</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>