<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="6290">
 <titleInfo>
  <title>Jika Sains Mencari Makna</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Leahy, Louis</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Kanisius</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>123hlm: 15,5x22,5cm</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Seri Pustaka Filsafat</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>Sesungguhnya, kebanyakan analis yakin bahwa ilmu-ilmu empiris (seperti fisika, astronomi, kimia, dan lain-lain) tidak mampu menjawab pertanyaan tentang makna itu. Tetapi juga benar bahwa sejak akhir abad ke-20, dalam bidang sainslah (dengan metode-metode, cara penyajian, dan konsep barunya) kita bisa menemukan kembali beberapa pertanyaan besar yang merupakan pertanyaan-pertanyaan khas filsafat. Jika sains berbicara tentang evolusi alam semesta, sering kita mendapat kesan bahwa evolusi itu mengikuti suatu arah tertentu. Dari situ muncullah berbagai pertanyaan yang bertumbuh dengan pertanyaan-pertanyaan tentang makna tadi. Jika sains memahami alam semesta dengan cara yang khas, sering tampak bahwa pemahamannya itu mengandung suatu pesan tertentu. Buku ini memperlihatkan bagaimana pernyataan-pernyataan tentang Allah, sebagaimana diketengahkan oleh beberapa ahli sains dewasa ini, dapat di hadapkan pada pendekatan yang lazim dalam tradisi Monoteisme. Dalam usaha membuka kembali dialog antara sains dan agama, buku ini mencoba menarik beberapa pernyataan, baik yang intelektual maupun yang praktis, namun dengan segala kewaspadaan untuk tidak terjebak dalam konkordisme dan simplisme.</note>
<note type="statement of responsibility"></note>
<subject authority="">
 <topic>Agama dan sains</topic>
</subject>
<classification>215</classification>
<identifier type="isbn">9792112626</identifier>
<location>
 <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
 <shelfLocator>215 Lea j</shelfLocator>
 <holdingSimple>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">14770</numerationAndChronology>
   <sublocation></sublocation>
   <shelfLocator>215 Lea j</shelfLocator>
  </copyInformation>
 </holdingSimple>
</location>
<slims:image>Jika_Sains_Mencari_Makna.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>6290</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-18 12:19:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>