<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="60">
 <titleInfo>
  <title>Perkawinan Menurut Adat Karo dalam Tinjauan Hukum Perkawinan Gereja Katolik (Implikasi perkawinan adat Karo bagi karya pastoral di Keuskupan Agung Medan)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Daniel Moa, M.A.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Alphonsus Tjatur Raharso</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Steprih, Kristophorus Retas</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>3. Dr. Edison R.L. Tinambunan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiii + 107hlm: 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Karya tulis ini menggarap tema Perkawinan Menurut Adat Karo dalam Tinjauan Hukum Perkawinan Gereja Katolik-Impilkasi Perkawinan Adat Karo bagi Karya Pastoral di Keuskupan Agung Medan. Penulis menggarap tema ini karena beberapa persoalan berikut. Pertama, perkawinan menurut adat karo masih terpelihara sampai sekarang dan  memiliki posisi yang penting dalam kehidupan sosial budayanya. Dengan demikian, perlu dilacak berbagai kesamaan dan perbedaan pandangan tentang perkawinan dalam adat dan Gereja Katolik. Kedua, dari sudut jenis perkawinan, sifat perkawinan, dan halangan perkawinan terdapat perbedaan pandangan. Berbagai perbedaan pandangan dapat mengakibatkan kurangnya penghayatan akan makna perkawinan yang sesuai dengan ajaran Gereja Katolik. Ketiga, adat Kebudayaan Karo memiliki banyak nilai-nilai positif yang dapat dikembangkan dalam ranah pastoral perkawinan. Nilai-nilai tersebut berkaitan dengan semangat kebersamaan, kekeluargaan dan cinta kasih, pendidikan, serta nilai religius. Sebuah penilaian pastoral kritis dan analisis yang mendalam tentang masalah ini adalah sebuah keharusan. Gereja Katolik atau Gereja lokal bisa mendapatkan banyak nilai lokal yang sangat membantu karya pewartaan iman. Hal ini penting agar Gereja lokal berakar dalam budaya lokal sehingga nilai-nilai Injil yang diwartakan dapat menghasilkan buah berlimpah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TESIS 2019</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Gereja dan kebudayaan</topic>
 </subject>
 <classification>261.8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>261.8 Ste p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">17.01013</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>261.8 Ste p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_TESIS_baru.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>60</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-02-10 10:44:56</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>