<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5961">
 <titleInfo>
  <title>Perdamaian Menurut Gaudium Et Spes Artikel 78</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Adi Saptowidodo, MA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Matheus A. Christiputra, M.A.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rinto, Stepanus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>x + 82hlm: 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Zaman manusia akhirnya memasuki apa yang dikenal sebagai zaman modern. Dalam dunia yang masih diliputi kegelapan seperti sekarang ini di mana masih banyak orang di berbagai sudut kota, kampung, dan desa-desa menderita kemiskinan, ketidakadilan, saling membenci, bermusuhan, bahkan saling membunuh, setiap upaya untuk menggali ajaran dari para pejuang perdamaian dan kemanusiaan sungguh merupakan satu hal yang sangat berharga. Di tengah situasi kehidupan manusia yang dikepung oleh kekerasan dari berbagai arah ini, ajaran para pejuang perdamaian dan kemanusiaan itu seperti sebuah Kilatan Cahaya yang bisa menerangi jalan gelap dalam dunia yang serba tidak pasti sekarang ini. Warisan para pejuang perdamaian dan kemanusiaan berupa lembaran-lembaran tulisan dan catatan harian mereka ketika berjuang melawan ketidakadilan itu ketika kita buka kembali sekarang ini sungguh bagaikan Sumber Mata Air di tengah padang pasir yang kering kerontang. Dengan pemikiran dan gagasan itu kita dibuatnya kembali menemukan kesejukan, optimisme, dan harapan terhadap masa depan yang selama ini telah hilang dirampas oleh kekerasan yang bertubi-tubi menimpa kita. Gereja merupakan pencetus perdamaian dan berperanserta dalam mengukuhkan perdamaian. Dengan dokumen GS Gereja menunjukkan komitmen bersama umat manusia untuk menanggapi situasi Gereja dalam dunia modern yang merindukan perdamaian. GS artikel 78 merupakan batu loncatan di dalam riwayat posisi Gereja terhadap sikap dalam menciptakan perdamaian. Di dalamnya tertanam nilai yang menekankan kerinduan umat manusia akan perdamaian. GS 78 menyuarakan hakekat perdamaian dengan menekankan keadilan dan cinta kasih.</note>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2014</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>gereja dan politik</topic>
 </subject>
 <classification>261.7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>261.7 RIN p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">07.000066</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>261.7 RIN p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_baru.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5961</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>