<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="594">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Yustinus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Daniel Moa, MA.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suryanto, Natalius</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xi + 106hlm: 22x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fenomena mewabahnya HIV/AIDS menarik perhatian banyak kalangan. Hal ini bukan disebabkan sulitnya menemukan obat yang mampu menyembuhkan penderita HIV/AIDS, melainkan karena dampaknya yang meluas disegala aspek kehidupan. Realitas HIV/AIDS tidak lagi dipandang sebagai masalah medis melulu, melainkan juga merambah diberbagai bidang kehidupan, yakni di bidang ekonomi, sosial, moral dan spiritual. AIDS bukanlah persoalan yang dapat dipandang sebelah mata, melainkan suatu persoalan yang harus disikapi secara serius oleh semua pihak, tanpa kecuali. Persoalan HIV/AIDS di Indonesia dapat diibaratkan seperti gunung es yang hanya tampak kecil dipermukaan tetapi meluas didasarnya. Gereja universal melalui Dewan Kepausan untuk Karya Pastoral Kesehatan menunjukkan sikap untuk membela mereka yang menderita HIV/AIDS. Dewan Pontifikal ini mengeluarkan anjuran-anjuran pastoral untuk menjawabi persoalan HIV/AIDS. Gereja mengambil sikap untuk memerangi epidemi ini dan membela martabat para penderita HIV/AIDS. Gereja Katolik Indonesia memandang persoalan ini sebagai persoalan serius dan mendesak untuk segera diatasi. Gereja Katolik Indonesia mengambil sikap keberpihakan kepada mereka yang menderita yakni kepada para penderita HIV/AIDS dan anggota keluarga mereka. Keberpihakan Gereja mewujud dalam karya pelayanannya untuk merawat  mendampingi dan membina para penderita HIV/AIDS dan anggota keluarga mereka. Gereja Katolik senantiasa berusaha memberi diri dalam melayani mereka yang sakit dan menderita. Persoalan HIV/AIDS ini mendorong seluruh anggota Gereja untuk serius menggarap ladang baru bagi karya pastoral Gereja yakni: pelayanan pastoral bagi para penderita HIV/AIDS. Karya pelayanan bagi para penderita HIV/AIDS merupakan kebutuhan yang terus menerus diperjuangkan oleh Gereja Katolik Indonesia. Panggilan dan misi Gereja untuk melayani para penderita HIV dan AIDS.</note>
 <subject authority="">
  <topic>TESIS 2016</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>pastoral, pelayanan (kesehatan)</topic>
 </subject>
 <classification>259.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>259.4 Sur p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">13.01015</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>259.4 Sur p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_TESIS_baru.jpg.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>594</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>