<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5753">
 <titleInfo>
  <title>Peradilan Agama dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia:</title>
  <subTitle>Kajian Historis, Filosofis, Ideologis, Politis, Yuridis, Futuristis, Pragmatis</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Arto, A. Mukti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Pustaka Pelajar</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xxxv + 415hlm: 15,5 x 23,5cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peradilan Agama di Indonesia merupakan salah satu lingkungan peradilan yang memiliki spesifikasi dan keunikan tersendiri karena ia tunduk pada dua sistem hukum yang sumbernya berbeda. Ditinjau dari sudut asal muasal, tujuan, serta fungsi yang diembannya, maka ia merupakan peradilan syariah Islam sehingga, berdasarkan ideologi, tunduk pada hukum syariah Islam. Akan tetapi, jika ditinjau dari sudut statusnya yang dibentuk dan diselenggarakan oleh negara, maka ia merupakan Pengadilan Negara sehingga berdasarkan konstitusi, ia tunduk pada hukum negara. Pergumulan antara dua sistem hukum tersebut senantiasa menghasilkan dinamika dan perkembangannya dari waktu ke waktu, sejak kelahirannya di surau-surau sampai masuk di Mahkamah Agung. Buku ini berusaha meyajikan perjalanan panjang Peradilan Agama yang sangat khas tersebut, khususnya mengenai aspek kedudukan, kelembagaan dan kompetensinya melalui pendekatan yang komprehensif, yakni secara historis, filosofis, ideologis, politis, yuridis, futuristis, dan pragmatis. Kajian ini secara pragmatis niscaya sangat diperlukan untuk menghasilkan praktik penyelenggaraan peradilan yang lebih baik guna melayani perkembangan kebutuhan hukum masyarakat. Di samping itu, secara akademik kajian ini tentu akan sangat bermanfaat bagi para mahasiswa, dosen, maupun peneliti di bidang ilmu hukum, khususnya hukum Islam, sebagai bacaan dan rujukan ilmiah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>hukum Islam</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Pengadilan Agama</topic>
 </subject>
 <classification>347.01</classification>
 <identifier type="isbn">9766022291091</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>347.01 Art p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">17294</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>347.01 Art p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Peradilan_Agama_dalam_Sistem.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5753</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-08-28 09:36:48</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>