<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5631">
 <titleInfo>
  <title>Kebebasan Manusia Menurut Karl Rahner</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Yohanes I Wayan Marianta, MA.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Gregorius Pasi, Lic.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Langga BT, Aloysius Paskalis</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>vi + 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peziarahan manusia mulai memasuki kompleksitas dunia dan tenggelam di dalam aliran arus  modernitas. Isu modernitas dalam setiap jejak langkah manusia terlihat semakin jelas pengaruhnya. Dunia modern dan pengaruhnya sangat mengagung-agungkan subjektivitas manusia. Keagungan manusia sebagai subjek yang bebas menyebabkan permenungan yang luas dan mendalam tentang otonomi manusia. Akibat langsung dan tidak langsungnya mulai terasa di setiap perjuangan hidup manusia. Bidang-bidang kehidupan manusia serta aspek-aspek dasariah manusia menghadapi dilema dan tantangan karena isu utama yang sedang gencar tersebut. Demikian halnya dengan perbincangan tentang iman dan Gereja. Iman dan Gereja dengan segala otoritasnya mengalami guncangan karena dicerca dan diserang oleh pemikiran-pemikiran modern berkaitan dengan manusia. Manusia modern adalah manusia yang mengagungkan kebebasan. Wacana besar kebebasan manusia berhadapan dengan cara berteologi yang kontekstual sesuai tuntutan zaman. Skripsi ini menyajikan tema kebebasan manusia menurut Karl Rahner ditinjau dari metode teologi transendental dan kaitannya dengan arus pemikiran modern. Refleksi pemikiran Karl Rahner atas kebebasan manusia yang ditinjau dari metode teologi transendental melahirkan sebuah pemahaman baru bahwa berteologi itu membutuhkan kebebasan. Paradigma kebebasan mengandaikan manusia secara lebih bebas untuk memahami kasih dari Allah dan rencana keselamatan-Nya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Teologi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2014</topic>
 </subject>
 <classification>230</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>230 Lan k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">10.000031</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>230 Lan k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_baru.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5631</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-04-13 07:59:28</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>