<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5610">
 <titleInfo>
  <title>Kebenaran Tak Terbahasakan:</title>
  <subTitle>Refleksi Pengalaman Komisi-Komisi Kebenaran, Kenyataan dan Harapan [Judul asli: Unspeakable Truth, Facing the Challenge of Truth Commissions]</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tim Penerjemah ELSAM</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hayner, Priscilla B.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>ELSAM</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xx + 616hlm: 14x21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Seri Transitional Justice</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>Dalam Kebenaran Tak Terbahasakan, Priscilla Hayner menghadirkan sebuah eksplorasi yang mengagumkan, eksplorasi yang definitif tentang komisi-komisi kebenaran di pelbagai belahan dunia ini. Melalui buku ini, ia juga memaparkan betapa perihnya kebencian, betapa tak adilnya dunia yang diwariskan dari kebencian itu, kebencian yang hendak dipecahkan oleh komisi-komisi tersebut. Ia mengurai-bongkar dan melakukan refleksi terhadap dua puluh satu komisi kebenaran yang dikenal luas di pelbagai belahan dunia, dengan memberikan penekanan khusus pada Afrika Selatan, El Salvador, Argentina, Cili, dan Guatemala. Melengkapi dirinya dengan ratusan wawancara di lusinan negara, buku ini menghadirkan suatu pandangan kritis terhadap keberadaan pelbagai komisi kebenaran tersebut. Dengan itu pula, penulisnya menemukan bahwa para korban ternyata terjebak antara pilihan kebutuhan untuk mengingat dan kebutuhan untuk melupakan. Dalam tatanan dunia pasca-Perang Dingin, demokrasi masa depan dan perdamaian barangkali bersandar pada perdebatan ini. Bagi semua pihak yang peduli akan nasib demokrasi, keadilan, kebebasan dan peradaban global, buku Kebenaran Tak Terbahasakan ini patut menjadi salah satu bacaan utama Anda.</note>
<note type="statement of responsibility"></note>
<subject authority="">
 <topic>perdamaian</topic>
</subject>
<classification>172.4</classification>
<identifier type="isbn">9798981375</identifier>
<location>
 <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
 <shelfLocator>172.4 Hay k</shelfLocator>
 <holdingSimple>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">12405</numerationAndChronology>
   <sublocation></sublocation>
   <shelfLocator>172.4 Hay k</shelfLocator>
  </copyInformation>
 </holdingSimple>
</location>
<slims:image>Kebenaran_Tak_Terbahasakan.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>5610</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-19 08:26:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>