<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5250">
 <titleInfo>
  <title>Kemiskinan Gereja Asia sebagai Wujud Kemiskinan Yesus (Sebuah Refleksi Teologis atas Sidang Paripurna FABC I Thn 1974)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Kristoforus Bala, M.A.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Raymundus I Made Sudhiarsa, Ph.D</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Soeka, Ferdinandus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>vii + 111hlm: 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kemiskinan merupakan problematika di setiap tempat. Problem terbesar terdapat di negara-negara berkembang, seperti di Amerika Latin, Afrika, dan Asia. Dalam konteks Asia, kemiskinan merupakan persoalan yang sedang dihadapi. Gereja Asia sedang bergulat mengenai  persoalan kemiskinan. Bahkan, kemiskinan menjadi salah satu aspek atau ciri khas konteks Gereja Asia di samping adanya pluralitas kebudayaan dan agama. Ketiga aspek ini merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan antar satu dengan yang lainnya. Adanya globalisasi, perkembangan teknologi, sikap individualistis, egois, bahkan sikap eksklusif dan ketidakadilan serta struktur kepemerintahan menjadi pemicu munculnya kemiskinan. Salah satu hal yang tampak jelas memerlihatkan problematika kemiskinan yaitu perihal perekonomian. Beberapa negara di Asia mencapai kemajuan perekonomian yang cukup besar dan memiliki kebijakan ekonomi yang efektif. Namun beberapa negara Asia lainnya berada dalam kemelaratan dan kemiskinan. Selain itu, industrialisasi dan urbanisasi juga turut menambah jumlah faktor terjadinya kemiskinan. Terjadi kesenjangan sosial antara orang kaya dengan orang miskin. Yang kaya akan semakin kaya dan yang miskin akan semakin miskin. Bahkan konflik dan pertikaian tidak terhindarkan. Hal ini menunjukkan bahwa problematika kemiskinan di Asia sungguh telah memerosotkan nilai-nilai luhur martabat manusia dan memunculkan situasi-situasi sosial yang menyedihkan dalam kehidupan masyarakat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2014</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>gereja kristiani dan kemiskinan</topic>
 </subject>
 <classification>261.832.6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>261.832.6 SOE k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">10.000011</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>261.832.6 Soe k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_baru.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5250</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-04-13 11:06:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>