<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5150">
 <titleInfo>
  <title>Kerja Bagi Kaum Difabel Menurut Laborem Exercens Artikel 22</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Dr. Yustinus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Matheus Agung Christiputra, M.A.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wirawan, Cosmas Eric</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>x + 91hlm: 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penulis memilih judul Kerja Bagi Kaum Difabel Menurut Ensiklik Laborem Exercens art.22 untuk lebih mengerti situasi sosial tentang kaum difabel yang ada di Indonesia. Kepedulian terhadap kaum difabel sebagai karya tulis ini berangkat dari adanya ketidakadilan bagi kaum difabel. Ketidakadilan kaum difabel digambarkan dengan: sulitnya lapangan pekerjaan bagi kaum difabel, sulitnya alat transportasi kaum difabel dalam melakukan kerja, upah yang lebih murah, kurang adanya hak berorganisasi dalam bekerja, dan martabat manusia sering kali direndahkan. Hal semacam ini sering kali menjadi persoalan yang digeluti oleh kaum difabel dalam bekerja di Indonesia. Kerja sebagai suatu usaha manusia untuk terus bertumbuh dan berkembang kiranya mengarah pada kesejahteraan. Bagaimana kesejahteraan para pekerja kaum difabel dapat dilihat dan bagaimana usaha kaum difabel untuk mencapai kesejahteraan itulah yang hendak dibahas dalam tulisan ini. Latar belakang yang demikian tulisan ini hendak hendak membahas masalah ini melalui sudut pandang Ensiklik Laborem Exercens art.22 serta beberapa peraturan perundang-undangan yang berlangsung di Indonesia. Dengan demikian Gereja juga memiliki peran penting melalui ensiklik Laborem Exercens art. 22 untuk memperhatikan dan memberi masukan guna mengatasi persoalan kerja dan kaum difabel. Gereja memiliki misi dengan berdasarkan kasih Kristus secara efektif dan menjunjung tinggi keadilan dan kesejahteraan.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Ajaran Sosial Gereja</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2017</topic>
 </subject>
 <classification>261.8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>261.8 WIR k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">13.014</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>261.8 WIR k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_baru.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5150</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>