<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5046">
 <titleInfo>
  <title>Kesetiaan:</title>
  <subTitle>Suatu Tantangan</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Darmawijaya, St.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Kanisius</publisher>
   <dateIssued>1989</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>131hlm; 13x21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kesetiaan, kata itu mungkin menimbulkan rasa haru dan romantis bila dinyanyikan. Tetapi tidak mudah diperjuangkan dalam kenyataan hidup. Pengalaman menunjukkan, banyak keluarga retak karena salah satu tidak setia, pekerjaan terbengkelai karena petugasnya tidak setia pada tugasnya, organisasi menjadi kacau karena kesetiaan ditukar dengan kepentingan pribadi. St. Darmawijaya mencoba merenungkan bobot pengertian itu lewat tradisi wayang dan pengalaman imannya. Dengan gaya berkisah, kadang termenung, tokoh-tokoh wayang ditampilkan, diiringi dengan kemahirannya mengolah teks Kitab Suci. Kenangan, kesan yg mendalam, pemikiran dan permenungan diutarakan bukan semata sebagai kenangan, melainkan sebagai kesaksian. Pengalaman sendiri direnungkan dan dihayati, dirasakan sebagai misteri kehidupan dan disyukuri. Kesetiaan orangtua sendiri, teman-teman, rekan sekerja, itulah yg dirasakan menjadi kekayaan hidup. Tanpa kesetiaan mereka itu, akan jadi apakah kita sekarang ini? Seperti Hidup Murni dan Pengabdian, renungan tentang kesetiaan ini diawali dengan kisah-kisah wayang. Tetapi bukan sekedar kisah, melainkan suatu usaha menarik nilai dari kisah pewayangan yg menjadi baigan dari budaya luhur bangsa Indonesia. Dalam kisah itu terselubung pesan, agar apa yg nampak dalam bayang-bayang (wayang) menjadi nyata dalam perjuangan hidup. Akan tetapi kekuatan yg sesungguhnya dari renungan ini adalah dalam penelusuran atas Kitab Suci. Dari perpaduan budaya Indonesia dan budaya Iman Kristen inilah disuarakan pesan baru tentang kesetiaan. Renungan yg tidak ringan, tetapi sangat menarik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>hidup kekristenan</topic>
 </subject>
 <classification>248.4</classification>
 <identifier type="isbn">9794130184</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>248.4 Dar k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">2813</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>248.4 Dar k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Kesetiaan_Suatu_Tantangan.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5046</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-18 10:16:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>