<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5042">
 <titleInfo>
  <title>Kesultanan Ternate:</title>
  <subTitle>Sejarah Sosial Ekonomi dan Politik</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad, Syahril</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Ombak</publisher>
   <dateIssued>2004</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xviii + 204hlm; 14x21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Maluku Utara memiliki perjalanan sejarah yang cukup panjang dalam khazanah sejarah Indonesia. Dikatakan demikian, karena Maluku Utara terkenal sebagai pusat penghasil rempah-rempah sejak sekitar abad 15 memunculkan interaksi perdagangan yang menghadapkan Maluku Utara dan daerah-daerah taklukan lainnya. Pada abad ke 17 dan abad ke 18 Belanda berinteraksi dengan Ternate dengan Sistem VOC-nya. Pada abad ke 19 interaksi ini meluas ke wilayah-wilayah lainnya di Nusantara sekalipun bentuknya tidak sama seperti sebelumnya. Dalam melukiskan kondisi sosial ekonomi dan politik di Kesultanan Ternate dalam kurun waktu 1866-1942 tidak hanya penggambaran secara kronologis saja akan tetapi diperlukan suatu penggambaran sejarah yang bersifat kompleks yang dapat diperoleh dengan menggunakan suatu pendekatan ilmu sosial. Melalui penggunaan metodologi dan pendekatan yang baik akan menghindari kelemahan-kelemahan yang melekat pada tulisan-tulisan yang lama sebagai sumber rujukan itu bisa dihindari sehingga pengetahuan sejarah bisa lebih baik dan bermanfaat untuk memproyeksikan peijalanan sejarah masa kini dan masa akan datang.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Indonesia, sejarah</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>sejarah Indonesia (Ternate)</topic>
 </subject>
 <classification>959.8</classification>
 <identifier type="isbn">9793472251</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>959.8 Muh k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">12074</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>959.8 Muh k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Kesultanan_Ternate.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5042</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-18 08:53:14</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>