<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5017">
 <titleInfo>
  <title>Keterbukaan Informasi dan Ketahanan Nasional</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Amal, Ichlasul (ed)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Armawi, Armaidy</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Gadjah Mada University Press</publisher>
   <dateIssued>1996</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xviii + 136hlm; 15x21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sejak Gorbachev menggoncang dunia komunis dengan Glasnost-nya, rintangan ideologi bagi terintegrasinya dunia secara politik dan ekonomi telah hilang. Bahkan gerak integrasi tersebut, bersamaan dengan perkembangan iptek yang cepat telah memudarkan batas-batas negara-bangsa, dalam beberapa tahun terakhir berjalan semakin cepat. Keadaan ini memaksa semua negara di dunia khususnya negara-negara yang sedang berkembang menilai kembali dan menyesuaikan strategi dan perencanaan ekonomi-politik-sosialnya terhadap perkembangan tersebut. Tantangan yang muncul dari usaha-usaha semacam ini secara positif maupun negatif berkaitan erat dengan dimensi-dimensi ketahanan nasional suatu bangsa. Dalam konteks perkembangan semacam ini Globalisasi, Keterbukaan Infor­masi, dan Ketahanan nasional dipilih sebagai topik seminar Program Studi Ketahanan Nasional, Program Pascasar­jana Universitas Gadjah Mada yang diselenggarakan pada pertengahan bulan November 1995. Keterbatasan dalam penyelenggaraan seminar menyebabkan fokus topik tersebut ditekan terutama pada perkembangan di Indonesia. Itu pun hanya terbatas pada rumusan masalah seperti: (1) Bagaimana Indonesia merespon kecende­rungan liberalisasi ekonomi dunia? (2) Bagai­mana merumuskan dan menata keterbu­kaan politik di tengah-tengah gejala po­litik internasional yang semakin memusta­hilkan isolasi politik dengan semata-mata melihatnya sebagai persoalan domestik? (3) Bagaimana menyiasati menguatnya gerak­an demokrasi dan tuntutan akan HAM diseluruh dunia? Rangkaian paper yang dirangkum dalam buku ini adalah seba­gian usaha para pakar menjawab masalah-masalah di atas.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>etika politik</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ketahanan nasional</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>politik, ilmu-esai, ceramah</topic>
 </subject>
 <classification>320.12</classification>
 <identifier type="isbn">9794203874</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>320.12 Ama k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8681</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>320.12 Ama k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Keterbukaan_Informasi_dan_Ketahanan_Nasional.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5017</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-03 09:38:48</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>