<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="46">
 <titleInfo>
  <title>Pembinaan Rasul Awam Sebagai Karya Misi Carmelitae Sancti Eliae Sebuah Sumbangan Bagi Missio Ad Intra Gereja Indonesia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>3. Dr. Antonius Denny Firmanto, M.Pd</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Kristoforus Bala, M.A.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Prof. Dr. H. Pidyarto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rasdityo, A. Hendri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiv + 180hlm: 21x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Karya misi untuk mewartakan Injil dan karya keselamatan Kristus berlaku bagi semua anggota Gereja. Semua orang yang telah dibaptis dan disatukan dalam tubuh Gereja, memiliki hak dan tanggung jawab untuk melakukan karya misi tersebut. Melalui rahmat pembaptisan, semua anggota tubuh Kristus memiliki martabat yang sama. Hal ini berarti bahwa setiap anggota Gereja, baik kaum Klerus, biarawan-biarawati, maupun umat awam dipanggil untuk mewartakan Injil dan karya keselamatan Kristus. Konsili Vatikan II menjadi pendorong yang sangat penting bagi Gereja untuk melibatkan kaum awam awam dalam karya misi Gereja, baik dalam missio ad intra maupun missio ad extra. Dalam dokumen Lumen Gentium, Ad Gentes dan khususnya Apostolicam Actuositatem, Konsili Vatikan II menunjukkan peranan kaum awam yang sangat penting dalam karya misi Gereja. Tanpa keterlibatan kaum awam, karya misi untuk mewartakan Injil dan keselamatan Kristus akan mengalami kesulitan. Dari sebab itu, Gereja universal diminta untuk melibatkan kaum awam dalam karya misinya. Untuk dapat menjalankan panggilannya sebagai anggota Gereja dan melaksanakan karya misi ini, kaum awam perlu dibina. Pembinaan ini menjadi tanggung jawab bagi semua anggota Gereja. Dalam Christifideles Laici, Gereja memiliki peran yang penting dalam pembinaan kaum awam. Bahkan secara eksplisit dikatakan bahwa para Uskup, klerus dan biarawan-biarawati memiliki kewajiban dalam pelaksanaan pembinaan kaum awam. Dari sebab itu CSE sebagai bagian dari Gereja, mencoba untuk menanggapi dan memberikan sumbangan dalam bentuk pembinaan rasul awam demi memenuhi kebutuhan missio ad intra Gereja Indonesia.</note>
 <subject authority="">
  <topic>TESIS 2014</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>misi Kristen</topic>
 </subject>
 <classification>266</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>266 RAS p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">12.01001</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>266 Ras p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_TESIS_baru.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>46</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>