<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4471">
 <titleInfo>
  <title>Kristus Dasar Kesatuan Gereja Musafir dengan Gereja Surgawi Menurut Konstitusi Dogmatis Lumen Gentium VII</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Antonius Denny Firmanto, M.Pd</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kaju, Yosep</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xi + 80hlm: 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gereja, sebagai suatu realitas manusia yang tampak di dunia adalah suatu persekutuan yang di dalamnya terkandung misteri besar. Gereja dikatakan misteri karena di dalam dirinya sebagai realitas yang tampak dihadirkan suatu kenyataan ilahi yang tak tampak yakni karya Allah yang menyelamatkan manusia. Kenyataan itulah yang mendasari kebijakan Konsili Vatikan II meletakkan Misteri Gereja sebagai judul Bab 1 dalam dokumen yang membahas tentang Gereja. Sebagai anggota Gereja yang satu, umat beriman senantiasa saling memberi penghormatan antara satu dengan yang lain. Gereja yang berjaya di surga dengan kelimpahan yang dimilikinya, mengambil bagian dalam pengantaraan Kristus, dengan mendoakan Gereja yang masih berziarah di dunia, guna memperteguh peziarahan Gereja tersebut. Tentunya juga doa ini ditujukan kepada Gereja yang kini berada di api penyucian, sehingga pada akhirnya Gereja di dunia dan Gereja di api penyucian dapat mencapai surga dan menikmati apa yang telah mereka menikmati. Gereja yang di api penyucian dapat menerima dukungan doa-doa dari Gereja di dunia dan di surga. Demikian juga Gereja di dunia, Gereja dalam peziarahannya dapat saling membantu antara anggota anggotanya dan mendoakan Gereja yang masih berada di api penyucian sekaligus memohon dukungan doa dari Gereja yang telah berjaya di surga terutama kepada Maria sebagai teladan iman dan pengentara yang unggul. Adapun makna yang paling utama dalam penghormatan tersebut ialah sebagai bentuk ungkapan iman Gereja kepada Kristus.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Gereja</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2015</topic>
 </subject>
 <classification>262</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>262 KAJ k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">11.019</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>262 Kaj k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_baru.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4471</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>