<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="439">
 <titleInfo>
  <title>Multiplisitas dan Diferensi:</title>
  <subTitle>Redefinisi Desain, Teknologi dan Humanitas</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Piliang, Yasraf Amir</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Jalasutra</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xxvii + 487hlm; 21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Apakah kebaruan yang selama ini sering mengemuka dalam perkembangan kebudayaan material di sekitar kita benar-benar merupakan 'kebaruan'? Terlebih dalam disiplin desain (yang menopang kehidupan budaya material) fungsinya sebagai pencipta 'ke baruan' seakan melupakan dan menabukan repetisi di dalamnya. Hal tersebut dikupas secara mendasar oleh Yasraf melalui penelitian filosofisnya atas layar (screen). Melalui metode fenomenologi-hermeunetika layar dipahami dalam kaitannya dengan multiplitas ruang dengan melihat perbedaan-perbedaan di dalam ruang yaitu meliputi: perbedaan dalam aransemen mesin, pembingkaian, struktur tatapan, ruang social, citra, pesan dan informasi. Layar juga dipahami dalam kaitannya dengan multiplitas waktu dengan melihat perbedaan-perbedaan di dalam waktu yang meliputi: perbedaan durasi, narasi, memori, kecepatan dan horizon masa depan yang dibangun oleh layar. Kemudian Yasraf menunjukkan bagaimana implikasi perbedaan meruang dan mewaktu ini terhadap cara kerja desain cara kerja teknologi dan humanitas pada umumnya dengan mengajukan beberapa proposisi dan definisi baru. Selain para peminat filsafat dan cultural studies buku ini juga sangat bermanfaat untuk membuka wawasan bagi mereka yang menabukan dan menutup diri dari peran disiplin lain untuk mengembangkan bidang keilmuan yang digelutinya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>filsafat kebudayaan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>perubahan sosial</topic>
 </subject>
 <classification>303.4</classification>
 <identifier type="isbn">6028252042</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>303.4 Pil m</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">14966</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>303.4 Pil m</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Multiplisitas_dan_Diferensi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>439</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-19 11:17:50</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>