<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="433">
 <titleInfo>
  <title>Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-ilmu Sosial</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Herdiansyah, Haris</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Salemba Humanika</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xx + 206hlm: 16,5x24cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sebagai sebuah metode penelitian, tidak diragukan lagi jika metode penelitian kualitatif keabsahannya telah diakui secara ilmiah. Banyak temuan mutakhir dan spektakuler dari beragam disiplin ilmu ditemukan dengan metode penelitian kualitatif. Meskipun demikian, sebagian besar orang masih menganggap bahwa metode ini kurang ilmiah, bahkan tidak relevan digunakan sebagai sebuah metode dengan standar ilmiah yang baku serta tidak dapat disejajarkan dengan metode penelitian lainnya. Metode penelitian kualitatif masih dianggap sebagai metode penelitian 'kelas dua' dibandingkan metode penelitian kuantitatif. Metode kualitatif dipandang sangat subjektif dan sering kali temuan-temuan dalam penelitian kualitatif tidak dapat berlaku umum serta tidak dapat digeneralisasi terhadap populasi. Secara langsung ataupun tidak, stigma-stigma miring tersebut membentuk suatu citra tertentu mengenai metode penelitian kualitatif yang justru makin mengecilkan penelitian kualitatif. Pengecilan terhadap penelitian kualitatif semata-mata lebih disebabkan oleh ketidakpahaman orang akan metode penelitian tersebut. Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-ilmu Sosial mampu mengubah pandangan tersebut serta layak dijadikan sebagai pedoman yang mempermudah para peneliti (khususnya peneliti pemula) dalam melakukan penelitian kualitatif dengan tuntunan metodologis yang tepat serta dapat dipertanggungjawabkan keilmiahannya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>metode penelitian</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>penelitian</topic>
 </subject>
 <classification>001.4</classification>
 <identifier type="isbn">9786028555258</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>001.4 Her m</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">16083</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>001.4 Her m</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Metodologi_Penelitian_Kualitatif-ilmu_Sosial.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>433</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-25 10:35:29</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>