<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4294">
 <titleInfo>
  <title>Jembatan Air Mata:</title>
  <subTitle>Tragedi Manusia Pengungsi Timor Timur</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sindhunata (ed)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Editor</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Galang Press</publisher>
   <dateIssued>2003</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>lv + 261hlm: 13x19cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Buku Jembatan Air Mata ini berisi kumpulan kisah para pengungsi Timor Timur di Timor Barat. Akibat pertikaian politik  mereka terusir dari negerinya. Tiada bekal mental dan finansial mereka terpaksa pergi mengungsi ke Timor Barat mencari tempat yang aman. Mereka pergi membawa luka teramat mendalam: saudara mati dibunuh saudara, rumah dibakar, harta benda dirampas. Dan yang lebih menyakitkan kemanusiaan mereka dihilangkan. Ada juga di antara mereka mantan pelaku kejahatan. Mantan pejabat dan pengusaha juga banyak. Konflik politik menyebabkan mereka harus mengungsi. Ada yang jatuh miskin namun ada juga yang tetap kaya. Namun bagaimanapun mereka telah kehilangan jati diri mereka sebagai manusia. Meski begitu mereka mau mencari jati diri yang hilang itu. Sadar bahwa air mata tak mengubah hidup mereka bangkit membangun harapan baru. Ada yang menetap di Indonesiaada yang pulang ke Timor Leste negeri mereka. Buku ini sanggup mengetuk hati nurani Anda betapa berat derita yang harus ditanggung pengungsi. Lebih dari itu membuka kesadaran kita akan peliknya persoalan kemanusiaan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>imigrasi dan emigrasi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>pengungsi</topic>
 </subject>
 <classification>307.2</classification>
 <identifier type="isbn">9799341671</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>307.2 Sin j</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">11421</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>307.2 Sin j</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Jembatan_Air_Mata.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4294</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-06-22 08:22:29</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>