<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="401">
 <titleInfo>
  <title>Percikan Filsafat</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Driyarkara, N.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Pembangunan</publisher>
   <dateIssued>1981</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>204hlm: 14x21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Percikan Filsafat demikianlah judul yang semula dari uraian-uraian singkat itu. Dan judul ini tetap digunakan juga sebagai wajah dari buku ini. Adapun sebabnya karena judul tersebut kami pandang tepat untuk menunjuk corak dan isi dari kumpulan paparan-paparan ini. Dengan menggunakan kata 'percikan' kami ingin mengemukakan bahwa tulisan-tulisan kami itu tidak dimaksud sebagai kupasan yang lengkap mengenai hal-hal yang bersangkutan. Sebab itu janganlah Pembaca heran jika tentang suatu soal yang kami bahas tidak terdapat semua segi. Namun pada hemat kami tiap-tiap uraian yang kami berikan merupakan suatu kebulatan juga. Dengan menggunakan kata 'filsafat' kami bermaksud menunjuk 'tabiat' dari percikan-percikan itu. Filsafat adalah pikiran manusia yang radikal artinya yang dengan mengesampingkan pendirian-pendirian dan pendapat-pendapat 'yang diterima saja' mencoba memperlihatkan pandangan yang merupakan akar dari lain-lain pandangan dan sikap yang praktis. Jika filsafat misalnya berbicara tentang masyarakat, hukum, sosiologi, kesusilaan, dan sebagainya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>eksistensialisme</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>etika</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Filsafat manusia</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>fenomenologi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>psikologi agama</topic>
 </subject>
 <classification>181.16</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>181.16 Dri p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0374</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>181.16 Dri p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Percikan_Filsafat.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>401</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-08 09:15:12</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>