<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3983">
 <titleInfo>
  <title>Luka Bangsa Luka Kita:</title>
  <subTitle>Pelanggaran HAM Masa Lalu dan Tawaran Rekonsiliasi</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wardaya, Baskara T. (ed)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Galang Pustaka</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xi + 392hlm: 15x23cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Banyak negara di dunia memiliki rekam jejak buruk, terkait kekerasan kolektif dan pelanggaran HAM pada masa lalu. Sebut saja, Jerman, Afrika Selatan, Korea Selatan, dan Argentina. Begitu pula Indonesia. Berbeda dengan negara-negara lain yang berani mengakui, mengolah, dan menuntaskan kejahatan terhadap kemanusiaan, Indonesia sepertinya masih berjalan di tempat. Jangankan sampai pada penuntasan, pada fase pengungkapan pun aktivis HAM sering kali menghadapi jalan buntu. Sebagai bukti, ketika Komnas HAM menyampaikan hasil penyelidikan dan kerja kerasnya selama empat tahun kepada pemerintah masalah pelanggaran HAM pun akhirnya mengambang. Buku ini hendak mengajak masyarakat mengupayakan penuntasan masalah pelanggaran HAM di Indonesia bisa terealisasi. Buku ini menyajikan Laporan Eksekutif Hasil Penyelidikan Tim Ad Hoc Penyelidikan Pelanggaran HAM yang berat Peristiwa 1965-1966, dan disertai laporan pelanggaran HAM yang terjadi selama Orde Baru. Selain itu, ditampilkan pula tulisan-tulisan mengenai konteks terjadinya pembunuhan massal tahun 1965-1966, kekerasan terhadap para tapol di Pulau Buru, dan gagasan mengenai bagaimana seharusnya penanganan dan jalan keluar masalah pelanggaran HAM. Buku ini sangat penting bagi para pejuang kemanusiaan dan semua elemen masyarakat yang peduli terhadap tegaknya keadilan di negeri ini. Secara khusus, buku ini penting bagi generasi muda Indonesia yang ingin mengenal lebih dalam sejarah dari sudut pandang yang lebih luas.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>hak asasi</topic>
 </subject>
 <classification>323.4</classification>
 <identifier type="isbn">9786029431322</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>323.4 War l</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">18306</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>323.4 War l</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Luka_Bangsa_Luka_Kita.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3983</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-31 09:21:57</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>