<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3731">
 <titleInfo>
  <title>Manusia Politik:</title>
  <subTitle>Subyek Radikal dan Politik Emansipasi di Era Kapitalisme Global Menurut Slavoj</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Robet, Robertus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Tangerang</placeTerm>
   <publisher>Wahana Aksi Kritika</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiv + 243hlm: 14x20cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Robertus Robet memahami Zizek sekaligus melampauinya dalam merumuskan yang-politis. Paparan Robet membuka kembali kemungkinan politik emansipatoris yang berhadapan secara frontal dengan totalitarianisme dan fundamentalisme: Politik sebagai nama dalam filsafat, sebagai prosedur kebenaran, sebagai kelahiran subyek yang setia pada kebenaran. Apakah politik emansipasi masih mungkin di era pascamodern yang justru merayakan matinya subyek politik? Apakah perjuangan untuk merebut keadilan dan kesetaraan masih mungkin di tengah kapitalisme kontemporer yang kian membius kita sedemikian rupa, di tengah perpolitikan yang kian menjadi arena dagang? Di tengah kecemasan dan pesimisme itu filsuf Slavoj Zizek muncul dengan sebuah gebrakan optimistis: POLITIK RADIKAL MASIH MUNGKIN! Filsafatnya adalah upaya untuk menyegarkan politik radikal tanpa kembali pada doktrin-doktrin perjuangan gaya lama. Kapitalisme global digital kontemporer dengan ciri-cirinya yang khas dan baru membutuhkan cara-cara perlawanan yang baru pula. Buku ini adalah kajian komprehensif berbahasa Indonesia pertama atas pemikiran Zizek yang sering dijuluki the Elvis of cultural theory filsuf unik dan urakan yang mengagetkan dunia dengan pemikiran-pemikirannya yang brilian dan orisinal! Foucault pernah berkata abad ini akan menjadi Deleuzian bagi saya tepatnya Zizekian.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Filsafat politik</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>filsafat Slovenia</topic>
 </subject>
 <classification>181.9</classification>
 <identifier type="isbn">9789791260060</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>181.9 Rob m</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">15988</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>181.9 Rob m</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>manusiapolitik.jpg.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3731</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>