<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="357">
 <titleInfo>
  <title>Feminist Thought:</title>
  <subTitle>Pengantar Paling Komprehensif Kepada Aliran Utama Pemikiran Feminis</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tong, Rosemarie Outnam</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta &amp; Bandung</placeTerm>
   <publisher>Jalasutra</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xx + 499hlm; 14x21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Feminist Thought merupakan sebuah pengantar paling komprehensif tentang peta feminisme. Tong menuliskannya dengan sangat detail disertai referensi yang sangat kaya. Seperti yang ditulis Tong sendiri bahwa karena pemikiran feminis bersifat kaleidoskopik, maka tanpa panduan yang komprehensif, siapa pun akan rentan untuk terbingungkan dalam carut marut pemikirannya. Pengamatan yang lebih dekat, akan selalu memunculkan pandangan yang baru, struktur yang baru, hubungan yang baru bagi kehidupan personal dan politis, kesemuanya akan berbeda esok hari dan hari ini. Tong menyatakan bahwa yang paling ia hargai dari pemikiran feminis adalah meskipun pemikiran itu mempunyai awal, pemikiran feminis tidak mempunyai akhir, sehingga memungkinkan setiap perempuan untuk berpikir dengan pemikirannya sendiri. Buku ini disajikan oleh Tong dengan sangat jernih, tak ubahnya seperti sebuah peta. Kita dituntun dengan perlahan menuju berbagai tempat, atau kita dituntun untuk memahami setiap aliran feminisme. Tong pun membahasakannya dengan gaya bahasa yang mengalir, serta selalu menyertakan kritik atas setiap pemikiran dari para feminis, sehingga kita akan segera tahu kelebihan dan kekurangan pemikiran para feminis tersebut.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Wanita</topic>
 </subject>
 <classification>305.42</classification>
 <identifier type="isbn">9793684232</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>305.42 Ton f</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">13085</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>305.42 Ton f</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Feminist_Thought.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>357</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-22 09:03:06</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>