<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3134">
 <titleInfo>
  <title>Menakar 'Harga' Perempuan:</title>
  <subTitle>Eksplorasi Lanjut Atas Hak-hak Reproduksi Perempuan dalam Islam</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hasyim, Syafiq (ed)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Mizan</publisher>
   <dateIssued>1999</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>288hlm: 15,5x24cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Banyak persoalan menarik dan penting yang diangkat oleh buku ini. Sebagian di antaranya, misalnya, adalah lontaran pelbagai masalah berikut ini: Mengapa di Indonesia angka kematian ibu saat melahirkan termasuk tertinggi dibandingkan negara-negara lain di Asia Tenggara? Mengapa kasus aborsi akibat kehamilan yang tak dikehendaki semakin tinggi? Mengapa praktik kawin muda terus menjadi gejala yang umum dan susah dibendung? Mengapa perempuan cenderung membisukan kasus kekerasan di dalam rumah tangga (domestic violence) yang secara real mereka alami sehari-hari? Deretan mengapa itu jelas dapat diperpanjang lagi. Dan buku ini secara eksploratif, mencoba mengungkapkan dan membahasnya dalam perspektif baru berkaitan dengan hak-hak reproduksi perempuan. Persoalan tersebut tidak lagi ditinjau hanya dari sudut amat sempit, misalnya dari sudut medis klinis tetapi ia diangkat ke tataran yang lebih lebar, yaitu dicoba dirakit dengan sistem-sistem politik, ekonomi, nilai-nilai, etika, agama, dan lain-lain. Ini dimaksudkan agar, nantinya, tindakan pemecahan yang diambil tidak dalam bentuk bagian per bagian, tetapi benar-benar menyeluruh dan total. Mengapa pula buku ini harus menakar harga perempuan? Hal ini semata untuk simbolisasi saja berkaitan dengan pertama seberapa jauhkah peran real perempuan dalam proses tidak membisukan soal hak reproduksinya? Apakah para aktivis pemberdayaan perempuan telah benar-benar mengahargai persoalan krusial? Lebih jauh lagi apakah agenda 'Siaga' (Suami Siap-Antar Jaga) sebagaimana yang hari-hari ini didendangkan oleh Iis Dahlia di televisi dijadikan pula sebagai agenda serius mereka? Kedua seberapa panjang kepedulian dan kesungguhan para aktivis perempuan dalam menuliskan ulang dan menggerakkan secara serentak persoalan hak-hak reproduksi ini sehingga dapat menjadi bagian sehari-hari kehidupan masyarakat kita?</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>islam dan kedudukan wanita</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Wanita dalam Islam</topic>
 </subject>
 <classification>297.43</classification>
 <identifier type="isbn">9794332062</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>297.43 Has m</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">9671</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>297.43 Has m</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Menakar_Harga_Perempuan.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3134</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-30 09:38:32</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>