<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3019">
 <titleInfo>
  <title>Menemukan dalam Kekosongan (Gagasan Kelepasan dari Santo Yohanes Salib)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Dr. Edison R.L. Tinambunan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Agustinus Lie, Lic.Th.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yun, Chen Yan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>ix + 105hlm: 21x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bersatu dengan Allah adalah tujuan hidup manusia. Dalam perjalanan menuju persatuan dengan Allah ini, manusia sering terhambat oleh berbagai macam kelekatan. St. Yohanes Salib seorang imam Karmelit sekaligus pujangga Gereja menunjukkan kepada kita semangat kelepasan yang merupakan syarat mutlak untuk mencapai persatuan dengan Allah karena Allah melampaui segala pengertian, ide, gagasan, gambaran dan imajinasi manusia. Jalan kelepasan bukan lain ialah manusia berusaha melepaskan dan rela dilepaskan dari segala sesuatu yang bukan Allah untuk dapat bersatu dengan Allah. Semangat kelepasan ini meminta sikap yang radikal. Segala sesuatu yang bukan Allah harus dilepaskan, baik yang menyangkut bidang indrawi, maupun yang berkaitan dengan bidang rohani. Ajaran kelepasan St. Yohanes Salib menyadarkan kita akan keterbatasan dari segala sesuatu. Semuanya punya batas dan harus digunakan dalam batasnya sendiri. Inti dari semangat kelepasan bukan lain ialah mencintai Allah di atas segala sesuatu. Segala apa saja yang menghambat manusia untuk mencintai Allah secara murni harus dilepaskan, termasuk sesuatu yang sangat berharga dan sangat luhur. Yang ditekankan dalam semangat kelepasan ialah kebebasan hati dan kehendak manusia dalam mencintai Allah.</note>
 <subject authority="">
  <topic>hidup kekristenan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2013</topic>
 </subject>
 <classification>248.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>248.4 YUN m</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">08.000082</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>248.4 YUN m</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_baru.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3019</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>