Record Detail
Advanced Search
Text
Buku Kenangan 70 Tahun Kongregasi Pasionis di Indonesia dan 25 Tahun Biara Pasionis Beato Pius Campidelli Malang : Memoria Pasionis sebagai Jantung Hidup dan Karya
"Memoria Pasionis Sebagai Jantung Hidup dan Karya" merupakan tema perayaan 70 tahun kehadiran Pasionis di Indonesia dan 25 tahun Biara Pasionis Beato Pius Campidelli di Malang. Tema tersebut juga yang menjadi judul dari buku ini. Buku ini merupakan 'buku kenangan'. Buku yang dihadirkan tidak semata-mata mengenang peristiwa-peristiwa di masa lampau, tetapi lebih sebagai syukur dan harapan yang didasarkan pada keadaan saat ini. Buku yang sangat sederhana ini diupayakan dari remah-remah kehidupan dan perjalanan menyejarah. Sejarah milik manusia. Atau dengan kata lain, manusia adalah aktor sejarah. Hanya dialah yang menyejarah, artinya yang menyadari kesejarahannya. Pada poin ini manusia menjadi pencipta sejarah, manusialah yang mengukir sejarahnya. Namun di sisi lain, manusia juga diciptakan oleh sejarah. Sejarahlah yang membentuk manusia. Manusia dibingkai oleh sejarah. Keduanya menjadi bermakna bagi manusia dalam seluruh pengelanaannya di rumah kehidupan. Sejarah selalu berada dalam relasi dengan masa kini dan masa depan. Relasi ini saling mengandaikan. Masa kini tanpa masa lalu adalah kebohongan, masa depan tanpa masa kini adalah ketidakmungkinan. Masa kini cepat atau lambat akan menjadi masa lalu, masa kini juga cepat atau lambat juga terarah ke masa depan. Relasi ketiga dimensi waktu itu mengalir dan mengisi, sekaligus memenuhi. Memenuhi, melimpahi manusia. Karena sifatnya yang demikian, sejarah tak pernah terbendung oleh manusia, apalagi secara penuh. Selalu ada yang terlewatkan dan luput dari jaring penangkap manusia. Ketiga dimensi itu kaya. Kaya akan makna dengan segala dimensinya bagi manusia. Buku kenangan ini juga berada dalam kerangka aliran tiga dimensi waktu tersebut. Buku ini tak pernah memberikan kelengkapan menyeluruh darinya. Buku ini bukan buku sejarah. Buku ini tidak dimaksudkan sebagai buku sejarah. Nyaris tak ada buku yang sungguh-sungguh mampu menangkap kekayaan aliran waktu secara sempurna, demikianpun jadinya dengan apa yang anda hadapi ini. Aliran waktu hanya ditangkap sebagian atau pada titik -titik tertentu, lagi pula titik itu sendiri tak dapat menyajikan kekayaan dari aliran dimensi waktu yang ditempuh manusia. Buku ini, sebagaimana telah dikatakan sebelumnya, adalah remah-remah dari pemaknaan manusia atas perjalanan menempuh atau mengarungi samudera waktu. Semoga buku ini memberikan gambaran kepada pembaca meskipun sebagai sketsa. Gambaran yang dengannya kesejarahan dapat dipahami dan dimaknai.
Availability
No copy data
Detail Information
| Series Title |
-
|
|---|---|
| Call Number |
920.092 Bud p
|
| Publisher | Komisi Studi Seminari Tinggi Pasionis Beato Pius Campidelli : Malang., 2016 |
| Collation |
125 hlm ; 19,5x26,5cm
|
| Language |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Classification |
920.092
|
| Content Type |
-
|
| Media Type |
-
|
|---|---|
| Carrier Type |
-
|
| Edition |
-
|
| Subject(s) |
-
|
| Specific Detail Info |
-
|
| Statement of Responsibility |
-
|
Other version/related
No other version available






