<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="22847">
 <titleInfo>
  <title>Makna Tradisi Adat Belis Suku Tetun di Pulau Timor dalam Terang Filsafat Emmanuel Levinas</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Yohanes Willson B. Lena Meo, S.Fil,Lic</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Sermada Kelen Donatus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Berun, Dominggus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xv + 135hlm; 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Skripsi ini berjudul Makna Tradisi Adat Belis Suku Tetun di Pulau Timor dalam Terang Filsafat Emmanuel Levinas. Tulisan ini berfokus pada upaya memahami makna yang terkandung dalam tradisi adat Belis pada masyarakat Suku Tetun di Pulau Timor. Tradisi Belis merupakan salah satu praktik budaya yang memiliki nilai sosial, kekerabatan, dan tanggung jawab moral dalam membangun relasi antara dua keluarga melalui perkawinan. Namun, dalam perkembangan zaman, praktik Belis sering mengalami pergeseran makna, bahkan menimbulkan konflik, seperti beban ekonomi, ketegangan antar keluarga, dan reduksi makna relasional menjadi sekadar transaksi material. Akibat dari dinamika tersebut, makna asli Belis sebagai sarana membangun hubungan yang harmonis dan penuh tanggung jawab kerap tidak berjalan sebagaimana mestinya. Padahal, manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan relasi yang saling menghargai dan mengakui martabat sesama. Dalam konteks ini, filsafat Emmanuel Levinas menawarkan suatu pendekatan etis yang menekankan tanggung jawab terhadap 'yang lain' (the Other) sebagai dasar relasi antarmanusia. Melalui pemikiran Levinas, tradisi Belis dapat dipahami kembali sebagai tindakan etis yang menempatkan penghormatan, tanggung jawab, dan keterbukaan terhadap sesama sebagai inti relasi. Dengan demikian, Belis tidak hanya dipandang sebagai kewajiban adat, tetapi juga sebagai wujud konkret dari tanggung jawab moral dalam membangun hubungan yang manusiawi, adil, dan bermakna di tengah kehidupan masyarakat Suku Tetun.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>etika</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>filsafat moral</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Adat dan kebiasaan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2026</topic>
 </subject>
 <classification>170</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>170 Ber m</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">22.052</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>170 Ber m</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_2023.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>22847</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-08-13 10:42:29</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-08-14 13:01:46</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>