Record Detail
Advanced SearchText
Nilai Teologis dari Hudoq Suku Dayak Bahau Kalimantan Timur
Penelitian ini membahas Tari Hudoq sebagai ekspresi religius masyarakat Dayak Bahau di Kalimantan Timur dalam perspektif teologi inkulturasi. Tari Hudoq tidak hanya dipahami sebagai pertunjukan seni tradisional, tetapi sebagai ritual sakral yang terkait dengan kehidupan agraris, khususnya siklus tanam dan panen padi. Melalui simbol topeng, gerak tari, musik gong, dan kostum berbahan alam, Tari Hudoq merepresentasikan relasi harmonis antara manusia, alam, leluhur, dan Yang Ilahi dalam kosmologi Dayak Bahau. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan teologi inkulturasi, antropologi budaya, dan teori simbol religius. Sumber kajian meliputi literatur akademik, dokumen Gereja Katolik, serta pemikiran para teolog dan antropolog. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Hudoq mengandung nilai syukur, solidaritas, penghormatan terhadap alam, dan kesadaran akan realitas transenden yang dapat dipahami sebagai semina Verbi. Dengan demikian, Tari Hudoq dapat dipandang sebagai locus theologicus yang membuka ruang dialog antara budaya lokal dan iman Kristiani secara kontekstual tanpa sinkretisme.
Availability
| 22.014 | 306.6 Tek n | Perpustakaan STFT | Available |
Detail Information
| Series Title |
-
|
|---|---|
| Call Number |
306.6 Tek n
|
| Publisher | STFT Widya Sasana : Malang., 2026 |
| Collation |
xi + 58hlm; 21,5x28cm
|
| Language |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Classification |
306.6
|
| Content Type |
-
|
| Media Type |
-
|
|---|---|
| Carrier Type |
-
|
| Edition |
-
|
| Subject(s) | |
| Specific Detail Info |
-
|
| Statement of Responsibility |
-
|
Other version/related
No other version available






