<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="22844">
 <titleInfo>
  <title>Mengupas Dongeng Menyawai Dapat Suku Dayak Barai Dalam Terang Pemikiran Roland Barthes</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Raymundus I Made Sudhiarsa, Ph.D</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Yohanes Endi, SS, Lic,IC</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putra, Dionisius Barai</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xii + 118hlm; 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengupas secara mendalam dongeng Menyawai Dapat dalam tradisi lisan Suku Dayak Barai dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes sebagai kerangka analisis. Dongeng ini tidak hanya diposisikan sebagai sarana hiburan, tetapi sebagai teks budaya yang sarat makna dan berfungsi mentransmisikan nilai, norma, serta sistem kepercayaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi kepustakaan, yang difokuskan pada analisis tiga tingkat signifikasi, yakni denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat denotatif, dongeng ini merepresentasikan perjalanan tokoh utama dalam menghadapi berbagai konflik, baik yang bersifat fisik maupun spiritual, hingga mencapai keberhasilan. Pada tingkat konotatif, simbol-simbol seperti alam, hutan, relasi antartokoh, serta interaksi dengan entitas gaib mengandung makna sebagai ruang sakral yang berfungsi menguji integritas moral, ketaatan terhadap hukum adat, serta kematangan spiritual. Sementara itu, pada tingkat mitos, narasi ini beroperasi sebagai mekanisme kultural yang menaturalisasi ideologi kolektivisme, melegitimasi struktur kepemimpinan, serta meneguhkan relasi harmonis antara manusia dan alam sebagai suatu tatanan kosmis yang dianggap niscaya. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa dongeng Menyawai Dapat merupakan suatu sistem tanda yang dinamis, yang tidak hanya merefleksikan, tetapi juga mempertahankan tatanan sosial dan kesadaran ekologis masyarakat Dayak Barai. Oleh karena itu, dongeng ini tetap memiliki relevansi signifikan sebagai penanda identitas budaya di tengah arus modernitas yang terus berkembang.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>dongeng</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>semiotika</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2026</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Folklor</topic>
 </subject>
 <classification>398.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>398.2 Put m</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">22.020</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>398.2 Put m</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_2023.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>22844</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-08-13 10:09:36</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-08-14 12:21:07</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>