<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="22824">
 <titleInfo>
  <title>Konsep Feminisme Kritis Nancy Fraser dan Relevansinya bagi Keadilan Gender di Indonesia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Robertus Wijanarko, Ph.D</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Dr. Yustinus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Santos, Charolus Gervano de</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>x + 129hlm; 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini mengkaji konsep feminisme kritis Nancy Fraser serta relevansinya bagi upaya mewujudkan keadilan gender di Indonesia. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa ketidakadilan gender masih terjadi dalam berbagai bidang kehidupan, seperti, ekonomi, sosial-budaya, dan politik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan kerangka teoritis feminisme kritis Fraser, menelaah kelebihan dan keterbatasannya, serta menganalisis relevansinya dalam konteks Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah karya-karya utama Nancy Fraser dan berbagai literatur pendukung, disertai analisis kritis serta komparatif terhadap realitas keadilan gender di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa feminisme kritis Fraser menawarkan kerangka keadilan yang multidimensional melalui tiga unsur utama, yaitu redistribusi, rekognisi, dan representasi. fraser menolak pandangan yang mereduksi persoalan gender hanya pada aspek identitas atau kesetaraan formal, karena ketidakadilan gender juga berakar pada struktur ekonomi dan politik yang lebih luas. Keadilan gender menuntut pemerataan sumber daya ekonomi, pengakuan terhadap martabat dan identitas perempuan, serta partisipasi politik yang setara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemikiran Nancy Fraser memiliki relevansi yang kuat bagi Indonesia karena mampu menjelaskan kompleksitas ketidakadilan gender secara lebih komprehensif. Integrasi antara redistribusi, rekognisi, dan representasi dapat menjadi dasar bagi transformasi sosial yang lebih adil, inklusif dan demokratis dalam mewujudkan keadilan gender di Indonesia.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Wanita</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>hak asasi wanita</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2026</topic>
 </subject>
 <classification>305.42</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>305.42 San k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">22.066</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>305.42 San k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_2023.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>22824</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-08-12 12:35:27</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-08-14 07:48:29</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>