<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="22823">
 <titleInfo>
  <title>Mimikri Menurut Homi Kharshedji Bhabha</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Dr. Sermada Kelen Donatus, M.A.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Robertus Wijanarko, Ph. D</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nugroho, Yohanes Dwi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>x + 144hlm; 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini membahas konsep mimikri dalam pemikiran Homi Kharshedji Bhabha dan relevansinya dalam konteks Indonesia sebagai negara pascakolonial. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa kolonialisme tidak hanya meninggalkan warisan politik dan ekonomi, tetapi juga memengaruhi pembentukan identitas budaya, sosial, dan nasional masyarakat bekas jajahan. Dalam konteks tersebut, konsep mimikri menjadi penting karena menjelaskan bagaimana subjek terjajah meniru budaya, bahasa, nilai, dan institusi penjajah, namun peniruan tersebut tidak pernah menghasilkan kesamaan yang sempurna. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis karya-karya utama Homi Kharshedji Bhabha serta berbagai sumber pendukung yang berkaitan dengan teori pascakolonial. Fokus penelitian diarahkan pada pemahaman konsep mimikri, ambivalensi, dan hibriditas, serta penerapannya dalam membaca realitas masyarakat Indonesia kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mimikri memiliki sifat ambivalen. Di satu sisi, mimikri berfungsi sebagai strategi kolonial untuk membentuk subjek yang patuh dan dapat dikendalikan. Di sisi lain, karena peniruan tidak pernah berlangsung secara sempurna, mimikri justru membuka ruang bagi resistensi dan negosiasi identitas. Mimikri memperlihatkan bahwa relasi kolonial tidak pernah sepenuhnya stabil karena selalu mengandung ketegangan antara kemiripan dan perbedaan. Dalam konteks Indonesia, mimikri tampak dalam berbagai bidang kehidupan, seperti sistem birokrasi, pendidikan, politik, budaya populer, penggunaan bahasa Inggris, serta pengelolaan ekonomi modern. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa warisan kolonial masih memengaruhi kehidupan masyarakat, meskipun telah mengalami berbagai bentuk adaptasi lokal. Oleh karena itu, teori mimikri membantu memahami identitas Indonesia sebagai hasil proses negosiasi yang terus berlangsung antara pengaruh global, warisan kolonial, dan budaya lokal. Kajian ini menyimpulkan bahwa mimikri tidak hanya penting untuk memahami pengalaman kolonial masa lalu, tetapi juga relevan untuk membaca dinamika identitas dan kekuasaan dalam masyarakat Indonesia masa kini.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kolonialisme</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2026</topic>
 </subject>
 <classification>325.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>325.3 Nug m</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">22.042</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>325.3 Nug m</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_2023.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>22823</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-08-12 12:21:28</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-08-13 13:22:41</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>