Image of Keramahtamahan Menurut Richard Kearney (Suatu Tinjauan Filosofis atas Upaya Mengatasi Kasus Intoleransi di Indonesia)

Text

Keramahtamahan Menurut Richard Kearney (Suatu Tinjauan Filosofis atas Upaya Mengatasi Kasus Intoleransi di Indonesia)



Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep keramahtamahan (hospitality) menurut Richard Kearney serta relevansinya sebagai upaya filosofis dalam mengatasi kasus intoleransi di Indonesia. Latar belakang penelitian ini berangkat dari meningkatnya berbagai bentuk intoleransi, seperti penolakan rumah ibadah, diskriminasi terhadap kelompok minoritas, serta berkembangnya ujaran kebencian di ruang digital yang menunjukkan krisis penerimaan terhadap 'yang lain' (the other) dalam masyarakat majemuk. Dalam konteks tersebut, pemikiran Kearney menawarkan perspektif etis yang menekankan keterbukaan terhadap orang asing sebagai jalan menuju relasi yang lebih manusiawi dan inklusif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis dengan menelaah karya-karya utama Kearney, terutama Strangers, Gods and Monsters, Radical Hospitality dan Anatheism: Returning to God After God, kemudian menghubungkannya dengan realitas sosial Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keramahtamahan menurut Kearney tidak sekadar berarti menerima tamu, melainkan suatu sikap etis dan eksistensial yang mengandaikan keterbukaan terhadap figur orang asing sebagai pusat perjumpaan. Konsep ini dibangun melalui relasi host-guest, tanggung jawab terhadap alteritas, serta keberanian menerima risiko transformasi diri dalam perjumpaan dengan yang lain. Melalui gagasan anateisme, Kearney juga menegaskan bahwa yang ilahi dapat hadir dalam sosok orang asing yang diterima dengan keramahtamahan. Dalam konteks Indonesia, konsep tersebut relevan untuk mengatasi eksklusivisme, politik identitas, dan klaim kebenaran tunggal yang menjadi akar intoleransi. Keramahtamahan Kearney menemukan titik temu dengan nilai-nilai lokal seperti Bhinneka Tunggal Ika, gotong royong, musyawarah, dan penghormatan terhadap tamu. Dengan demikian, keramahtamahan dapat menjadi landasan etis bagi penguatan dialog antariman, pembangunan solidaritas sosial, serta pembentukan masyarakat Indonesia yang lebih inklusif, damai, dan berkeadaban.


Availability

22.040177 Wid kPerpustakaan STFTAvailable

Detail Information

Series Title
-
Call Number
177 Wid k
Publisher STFT Widya Sasana : Malang.,
Collation
xi + 178hlm; 21,5x28cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
177
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility

Other version/related

No other version available




Information


RECORD DETAIL


Back To PreviousXML DetailCite this