Record Detail
Advanced SearchText
Kasih Karunia sebagai Anugerah Ilahi: Refleksi Teologis bagi Pasangan yang Perkawinannya Tidak Dapat Dianulasi
Penelitian ini mengkaji makna teologis kasih karunia dalam kehidupan pasangan Katolik yang perkawinannya tidak dapat dianulasi. Latar belakang penelitian ini adalah kenyataan bahwa sebagian pasangan mengalami kegagalan perkawinan, tetapi tidak memenuhi syarat untuk memperoleh anulasi menurut Hukum Kanonik Gereja Katolik. Kondisi tersebut sering menimbulkan pergulatan iman dan kesulitan dalam kehidupan menggereja. Penelitian bertujuan memahami konsep kasih karunia dalam tradisi Gereja Katolik serta relevansinya bagi pasangan dalam situasi tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan yuridis-kanonik, berdasarkan Kitab Suci, Kitab Hukum Kanonik, dokumen Magisterium, ajaran para Bapa Gereja, dan literatur teologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasih karunia merupakan anugerah Allah yang bekerja secara dinamis dalam kehidupan manusia, termasuk dalam situasi perkawinan yang tidak ideal. Kasih karunia menjadi sumber kekuatan untuk tetap setia, bertahan dalam penderitaan, dan menemukan makna hidup. Oleh karena itu, Gereja dipanggil untuk memberikan pendampingan pastoral yang penuh kasih dan berorientasi pada keselamatan jiwa.
Availability
| 22.001 | 234 Sia k | Perpustakaan STFT | Available |
Detail Information
| Series Title |
-
|
|---|---|
| Call Number |
234 Sia k
|
| Publisher | STFT Widya Sasana : Malang., 2026 |
| Collation |
x + 111hlm; 21,5x28cm
|
| Language |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Classification |
234
|
| Content Type |
-
|
| Media Type |
-
|
|---|---|
| Carrier Type |
-
|
| Edition |
-
|
| Subject(s) | |
| Specific Detail Info |
-
|
| Statement of Responsibility |
-
|
Other version/related
No other version available






