Record Detail
Advanced SearchText
Kristus sebagai Lodok: Suatu Kristologi dalam Perspektif Lingko Manggarai
Tulisan ini difokuskan untuk menguraikan secara kritis dan kristologis pemahaman tentang Yesus Kristus dalam konteks budaya Manggarai, khususnya konsep lingko dan lodok. Lingko sebagai sistem pembagian tanah berbentuk melingkar dengan lodok sebagai pusat mengandung makna spiritual yang mendalam. Dalam penelitian ini, lodok dipahami sebagai simbol kristologis untuk menjelaskan Kristus sebagai pusat kehidupan yang mempersatukan, menata, dan menghidupkan seluruh ciptaan. Penulis mengikuti metodologi teologi kontekstual yang digagas oleh Stephen B. Bevans yang mengembangkan model antropologis. Data diperoleh melalui wawancara dengan tokoh masyarakat Manggarai, pengamatan, dan kajian literatur atas berbagai sumber tertulis yang mengulas tentang Yesus Kristus dan tentang budaya Manggarai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kristus sebagai lodok memberikan kerangka pemahaman terkait kristologi yang kontekstual bagi umat Manggarai. Kristus dipahami sebagai pusat kehidupan dan relasi manusia dengan Allah, sesama, dan alam, sehingga keselamatan tidak bersifat individual, melainkan komunal. Kristus menjadi menjadi standar baru bagi orang Manggarai dalam mewujudkan keadilan dan kebaikan bersama. Pemahaman Kristus sebagai lodok diharapkan memperkaya penghayatan iman umat sekaligus menjadi kontribusi bagi pengembangan teologi kontekstual di Indonesia, khususnya kristologi yang bernuansa lodok dan lingko Manggarai.
Availability
| 22.032 | 232 Dag k | Perpustakaan STFT | Available |
Detail Information
| Series Title |
-
|
|---|---|
| Call Number |
232 Dag k
|
| Publisher | STFT Widya Sasana : Malang., 2026 |
| Collation |
viii + 102hlm; 21,5x28cm
|
| Language |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Classification |
232
|
| Content Type |
-
|
| Media Type |
-
|
|---|---|
| Carrier Type |
-
|
| Edition |
-
|
| Subject(s) | |
| Specific Detail Info |
-
|
| Statement of Responsibility |
-
|
Other version/related
No other version available






