Image of Terpelecok Namun Diberkati (Analisis Eksegese dan Refleksi Teologis atas Kejadian 32:22-32)

Text

Terpelecok Namun Diberkati (Analisis Eksegese dan Refleksi Teologis atas Kejadian 32:22-32)



Fokus pembahasan dalam karya tulis ini ialah analisis eksegetis dan refleksi teologis atas Kejadian 32:22-32 yang diberi judul Terpelecok Namun Diberkati (Analisis Eksegesis dan Refleksi Teologis Atas Kejadian 32:22-32). Perikop ini mengisahkan pergulatan Yakub dengan seorang pribadi misterius di tepi Sungai Yabok yang menjadi salah satu peristiwa penting dalam perjalanan hidup dan iman Yakub. Pergulatan tersebut tidak hanya menghasilkan perubahan fisik berupa keterbatasan pada pangkal paha Yakub, tetapi juga menghadirkan berkat dan identitas baru melalui perubahan namanya menjadi Israel. Peristiwa ini menunjukkan bahwa pengalaman pergulatan, keterbatasan, dan kelemahan manusia dapat menjadi ruang perjumpaan yang mendalam dengan Allah. Dalam pembahasan karya tulis ini, penulis menggunakan metode kepustakaan dengan memanfaatkan berbagai buku, artikel ilmiah, dan sumber-sumber biblis yang relevan dengan tema penelitian. Melalui metode tersebut, penulis berupaya mengungkap makna teks berdasarkan analisis eksegetis serta merefleksikannya dalam konteks kehidupan umat beriman masa kini. Penulis juga mengaitkan kisah pergulatan Yakub dengan pengalaman manusia modern yang sering menghadapi berbagai tantangan, keterbatasan, dan krisis kehidupan. Seperti Yakub yang harus bergumul sebelum menerima berkat Allah, demikian pula orang beriman kerap mengalami pergulatan batin, ketidakpastian, dan berbagai bentuk keterbatasan dalam perjalanan hidupnya. Secara khusus, pengalaman Yakub dapat menjadi cerminan bagi para penyandang disabilitas yang hidup dengan berbagai keterbatasan fisik, sensorik, intelektual, maupun psikososial. Kisah ini menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang bagi karya Allah. Allah tidak selalu menghilangkan kesulitan yang dihadapi manusia, tetapi hadir dan berkarya melalui pengalaman tersebut untuk membentuk, memperbarui, dan memberkati hidup mereka. Oleh karena itu, Kejadian 32:22-32 menjadi sumber pengharapan bagi umat beriman, terutama para penyandnag disabilitas, bahwa di tengah keterbatasan dan pergulatan hidup, Allah tetap menyertai, mengubah, dan menganugerahkan berkat-Nya serta meneguhkan martabat dan identitas mereka sebagai pribadi yang dikasihi-Nya.


Availability

22.030222.11 Ndo tPerpustakaan STFTAvailable

Detail Information

Series Title
-
Call Number
222.11 Ndo t
Publisher STFT Widya Sasana : Malang.,
Collation
x + 86hlm; 21,5x28cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
222.11
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility

Other version/related

No other version available




Information


RECORD DETAIL


Back To PreviousXML DetailCite this