Record Detail
Advanced SearchText
Makna Cinta dan Penderitaan sebagai Jalan Transformasi Eksistensial Manusia Menurut Viktor Frankl
Kehidupan manusia modern ditandai oleh kemajuan teknologi, percepatan sosial, dan tuntutan produktivitas yang sering kali tidak diimbangi dengan kedalaman makna hidup. Akibatnya, manusia modern mengalami krisis makna, kekosongan eksistensial, kesepian, keterasingan digital, serta meningkatnya tekanan psikologis seperti burnout, kecemasan, dan depresi. Dalam konteks tersebut, pemikiran Viktor Emil Frankl melalui logoterapi menjadi relevan untuk dikaji kembali, khususnya mengenai cinta dan penderitaan sebagai jalan transformasi manusia modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Analisis dilakukan terhadap karya-karya utama Frankl, seperti Man’s Search for Meaning, The Doctor and the Soul, dan The Will to Meaning, serta didukung oleh pemikiran filsuf dan ilmuwan sosial modern. Penelitian ini juga memanfaatkan data empiris dan laporan sosial kontemporer untuk membaca situasi manusia modern secara kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa logoterapi memandang manusia sebagai pribadi yang tetap memiliki kebebasan batin untuk menentukan sikap terhadap situasi hidupnya, bahkan dalam penderitaan. Makna hidup tidak terutama ditemukan dalam kenyamanan atau keberhasilan, melainkan dalam tanggung jawab eksistensial manusia terhadap hidupnya. Penelitian ini menemukan bahwa cinta dan penderitaan memiliki daya transformatif: cinta membantu manusia keluar dari keterpusatan diri melalui relasi yang autentik, sedangkan penderitaan yang diterima secara sadar dapat menjadi sarana pendewasaan diri dan penemuan makna hidup. Namun, penelitian ini juga menunjukkan keterbatasan pemikiran Frankl. Penekanannya pada tanggung jawab personal belum sepenuhnya memperhatikan faktor struktural seperti budaya digital, kapitalisme konsumtif, dan tekanan sosial modern yang turut membentuk krisis makna manusia. Meskipun demikian, logoterapi tetap memberikan kontribusi penting dengan mengembalikan perhatian pada dimensi spiritual dan eksistensial manusia yang sering diabaikan dalam masyarakat modern.
Availability
| 22.010 | 158.1 Pan m | Perpustakaan STFT | Available |
Detail Information
| Series Title |
-
|
|---|---|
| Call Number |
158.1 Pan m
|
| Publisher | STFT Widya Sasana : Malang., 2026 |
| Collation |
xiii + 133hlm; 21,5x28cm
|
| Language |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Classification |
158.1
|
| Content Type |
-
|
| Media Type |
-
|
|---|---|
| Carrier Type |
-
|
| Edition |
-
|
| Subject(s) | |
| Specific Detail Info |
-
|
| Statement of Responsibility |
-
|
Other version/related
No other version available






