<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="22777">
 <titleInfo>
  <title>Kerapuhan Relasi Manusia di Era Polarisasi Digital:</title>
  <subTitle>Kajian Etika Sosial Zygmunt Bauman</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. F.X. Kurniawan Dwi Madyo Utomo, M.Ed.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. F.A. Dimas Satyawardhana, S.S., M.Hum, Lic.Psi.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Radho, Alexandro Yulianto Mawo</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xi + 145hlm; 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini membahas kerapuhan relasi manusia di era polarisasi digital melalui kerangka etika sosial Zygmunt Bauman. Latar belakang penelitian ini berangkat dari realitas bahwa kemajuan teknologi komunikasi, alih-alih memperkuat ikatan sosial, justru melahirkan bentuk-bentuk keterasingan baru yang semakin mengkhawatirkan. Polarisasi digital yang merebak di ruang media sosial tidak hanya mencerminkan perbedaan ideologis yang telah ada, tetapi secara aktif memproduksi fragmentasi relasional melalui mekanisme algoritmik. Kondisi ini, khususnya dalam konteks Indonesia, menampilkan krisis etis yang fundamental berupa melemahnya tanggung jawab, solidaritas, dan komitmen terhadap sesama. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menganalisis karya-karya utama Bauman, khususnya Liquid Modernity, Liquid Love, Liquid Fear, dan Postmodern Ethics, serta sumber-sumber pendukung yang relevan. Fokus analisis diarahkan pada empat konsep inti Bauman, yaitu liquid love, liquid fear, adiaforisasi, dan tanggung jawab terhadap 'Yang Lain' sebagai perangkat untuk membaca kerapuhan relasi di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerapuhan relasi manusia bukan sekadar persoalan psikologis individual, melainkan kondisi struktural yang dihasilkan oleh logika masyarakat cair. Liquid love mengubah ikatan menjadi koneksi yang mudah diputus, liquid fear menciptakan kecemasan kronis yang mendorong fragmentasi sosial, sementara adiaforisasi menetralisasi kepekaan moral terhadap penderitaan sesama. Dalam konteks Indonesia, ketiga dinamika ini tampak nyata dalam polarisasi politik dan agama di media sosial, menguatnya echo chamber, serta melemahnya nilai-nilai komunal seperti gotong royong. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemulihan etis hanya mungkin terjadi melalui revitalisasi tanggung jawab terhadap 'Yang Lain' sebagai fondasi relasi yang autentik di tengah arus modernitas cair.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2026</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Etika hubungan sosial</topic>
 </subject>
 <classification>177</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>177 Rad k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">22.037</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>177 Rad k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_2023.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>22777</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-08-11 10:12:09</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-08-13 12:25:53</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>