Record Detail
Advanced SearchText
Sujud: Segugus Puisi Religi
SUJUD. Mengapa? Karena manusia tahu dan kenal diri sebagai ‘pelakon hidup’ yang termiliki. Hidupnya bertuan. Kepada Sang Pemilik hidup itu, ia senantiasa ‘BERSUJUD’. Manusia menyadari bahwa, ia adalah pengembara dengan perlengkapan pikiran dan hati nurani. Ia mengembara ‘lurus’ dari kandungan ke kandungan. Dari kandungan ibu menuju kandungan bumi. Antara kandungan ibu dan kandungan bumi, ada ‘rentangan hidup’ yang dihampiri sejuta nilai. Ia diharapkan memaknai semua hamparan nilai itu demi memperkaya hidupnya yang hanya ‘sejangkauan’ hingga batas ajalnya. Membaca puisi-pusi Pater Fritz, kita seperti diajak memasuki labirin sunyi, yang membuat kita sadar bahwa kita sesungguhnya tengah menziarahi kehidupan. Dari sudut pandang teologis, tempat peziarahan menjadi sebuah perhentian. Setelah berhenti, beristirahat, merenung dan menimba kekuatan, para peziarah diharapkan mampu melanjutkan perjalanan dengan lebih menikmati dan lebih berdedikasi menuju Kota Abadi atau yang juga sering disebut sebagai Kota Tuhan.
Availability
| 21260 | 811 Mek s | Perpustakaan STFT | Available |
Detail Information
| Series Title |
-
|
|---|---|
| Call Number |
811 Mek s
|
| Publisher | Pohon Cahaya : Yogyakarta., 2026 |
| Collation |
xiv + 102hlm; 15x21cm
|
| Language |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
978-602-4917-63-0
|
| Classification |
811
|
| Content Type |
-
|
| Media Type |
-
|
|---|---|
| Carrier Type |
-
|
| Edition |
-
|
| Subject(s) | |
| Specific Detail Info |
-
|
| Statement of Responsibility |
-
|
Other version/related
No other version available






