Image of Teologi Rahmat: Keterlibatan Orang Muda dalam Dialog Interreligius (Analisis fenomenologi Heideggerian dalam terang teologi rahmat Karl Rahner terhadap transformasi sikap dialog aktivis-aktivis Katolik Indonesia)

Text

Teologi Rahmat: Keterlibatan Orang Muda dalam Dialog Interreligius (Analisis fenomenologi Heideggerian dalam terang teologi rahmat Karl Rahner terhadap transformasi sikap dialog aktivis-aktivis Katolik Indonesia)



Tujuan penelitian disertasi ini ialah menganalisis efektivitas rahmat Allah dalam mentransformasi sikap dialog aktivis-aktivis Katolik sehingga mau terlibat dan mengembangkan agilitas dalam dinamika relasi kegiatan dialog interreligius. Ancaman laten radikalisme/intoleran sebagai situasi relasi interreligius di Indonesia memberi pengaruh terhadap kemauan awam Katolik terlibat dalam kegiatan dialog interreligius (KDI). Relatif sedikit awam Katolik terlibat di dalamnya. Studi terdahulu menemukan celah penelitian bahwa terdapat anomali atas konteks persoalan kegiatan dialog interreligius di Indonesia terhadap keterlibatan mereka. Namun penelitian mengenai transformasi sikap dialog para aktivis Katolik sehingga mau terlibat dalam KDI dan mengembangkan agilitas dalam relasi interreligius kurang memadai. Daya yang mengatasi kecenderungan kodrat diindikasikan sebagai sebab teologis transformasi. Daya ini merujuk pada rahmat Roh Kudus yang dianugerahkan melalui baptisan yang diterima oleh orang Katolik. Para peneliti merespons riset teologi yang meneliti rahmat Allah sebatas realitas super struktur atau metafisis terhadap kodrat. Ini mirip dengan paham ekstrinsisme dari neo-Skolastisisme. Gagasan rahmat demikian maju, namun pengalaman konkret rahmat masih belum cukup diteliti. Sepatutnya hal itu berimbas dalam penelitian KDI tetapi belum memadai. Teologi rahmat Karl Rahner menjadi sudut pandang teologis disertasi untuk menganalisis keterlibatan para aktivis Katolik. Gagasan rahmat Rahnerian mengonstruksi seluruh sistem teologisnya. Posisi disertasi ialah teori Rahner tentang perwujudan rahmat dalam keterlibatan orang Katolik dalam misi dialog Katolik. Paradigma fenomenologi Martin Heidegger digunakan untuk menganalisis cara berada tujuh aktivis Katolik. Kebaruan temuan disertasi ini ialah rahmat Allah efektif mentransformasi sikap dialog orang Katolik melalui keputusan iman dalam keutuhan seluruh dimensi keberadaannya. Perwujudan rahmat Allah memiliki pola transformasi yang saling berkaitan. Makna rahmat dalam keterlibatan orang Katolik dalam KDI ialah rahmat kenabian yang menyuarakan pengampunan dan merangkul semua umat beragama.


Availability

19.03009230 Cha tPerpustakaan STFTAvailable

Detail Information

Series Title
-
Call Number
230 Cha t
Publisher STFT Widya Sasana : Malang.,
Collation
xviii + 378hlm; 21x30cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
230
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility

Other version/related

No other version available




Information


RECORD DETAIL


Back To PreviousXML DetailCite this